[go: up one dir, main page]


Ditulis oleh Niko Schröer, Business Development, Google Play

Mendorong jumlah install penting untuk menumbuhkan basis pengguna, namun tidak ada artinya jika aplikasi hanya terpasang di perangkat pengguna dan jarang dibuka. Dalam ranah aplikasi yang kompetitif, membuat engagement dan mempertahankan pengguna dalam jangka panjang semakin penting guna membangun bisnis yang sukses. Pengguna yang lebih sering menggunakan aplikasi akan memiliki nilai lebih yang lebih tinggi dan lebih mungkin untuk membagikan aplikasi tersebut kepada orang lain. Tonton sesi Playtime saya di bawah untuk mengetahui tentang alat dan fitur yang digunakan developer lain untuk meningkatkan engagement aplikasi. Anda juga bisa membaca rangkuman beberapa tips utama saya di bawah.


1. Bangun aplikasi berkualitas tinggi untuk engage pengguna Android
Membangun aplikasi berkualitas tinggi merupakan fondasi dari user experience yang menyenangkan pada Android. Semakin baik user experience aplikasi, semakin tinggi pula interaksi pengguna. Mengoptimalkan material design, misalnya, secara signifikan bisa benar-benar meningkatkan engagement pengguna serta menjangkau Android Wear, Auto atau TV bila memang memungkinkan berdasarkan proposisi nilai aplikasi Anda.

Untuk mencapai kualitas tinggi, kami sarankan Anda memeriksa fitur, tips, dan praktik terbaik Android terbaru di Playbook for Developers.

Developer aplikasi golf, Hole19, menyesuaikan user experience aplikasi mereka untuk Android Wear dan hasilnya, memperoleh peningkatan 40% dalam interaksi pengguna dibandingkan dengan pengguna non-Wear. Saksikan video tentang keberhasilan Hole19.

2. Buat pengguna Anda merasa betah
Mempersonalisasikan pengalaman aplikasi Anda agar pengguna merasa betah merupakan cara yang baik untuk memulai sebuah hubungan jangka panjang. Proses pengenalan pada pengguna baru merupakan langkah penting dalam proses ini. Proses pengenalan aplikasi harus cepat dan mulus serta sedikit saja meminta input pengguna - biar bagaimanapun pengguna ingin mulai menggunakan aplikasi Anda secepat mungkin. Selain itu, harus menjadi bagian inti dari product experience secara keseluruhan. Gunakan gambar dan kata-kata yang tepat untuk merek Anda dan mintalah input pengguna hanya jika benar-benar perlu, guna menghindari kehilangan pengguna.

Freeletics, sebuah aplikasi kebugaran, menciptakan alur pengenalan pengguna yang menarik, di mana mereka menyesuaikan gambar dan teks untuk masing-masing pengguna pria dan wanita. Mereka juga memindahkan proses registrasi ke tahapan berikutnya untuk mengurangi gangguan. Perbaikan alur ini meningkatkan aktivitas pengguna sebesar 58% dalam 7 hari pertama. Mereka juga mengimplementasikan Google Smart Lock untuk memuluskan masuknya pengguna yang kembali.

3. Optimalkan rilis fitur sebagai cara untuk meningkatkan interaksi pengguna
Memperkenalkan fitur baru sangat penting agar tetap unggul dalam persaingan dan relevan bagi pengguna Anda guna memastikan mereka tetap kembali ke aplikasi. Agar peluncuran fitur baru menjadi pendorong yang sukses untuk engagement pengguna, ikuti langkah-langkah sederhana ini:
  • Tentukan tujuan yang jelas bagi setiap rilis untuk mengukur pengaruhnya, mis. meningkatkan jumlah pengguna yang mengedit foto sebanyak minimal 10%.
  • Gunakan beta testing untuk mengumpulkan masukan pengguna dan memperjelas fitur sebelum diluncurkan ke semua pengguna Anda.
  • Aktifkan pre-launch report di Play developer console untuk melihat potensi kesalahan dan memastikan stabilitas teknis dalam aplikasi versi alfa dan beta Anda.
  • Pandu pengguna ke setiap fitur baru seolah-olah itu adalah pengalaman yang ringan. Soroti hal-hal baru secara visual dan berikan penjelasan singkat mengapa pengguna harus peduli.
  • Ukur kinerja dengan analytics untuk melihat apakah fitur baru itu meningkatkan engagement (yang telah Anda tetapkan sebagai tujuan).
4. Gunakan notifications dengan bijak
Push notifications adalah alat interaksi populer dan memang seharusnya begitu. Namun, ada perbedaan tipis antara meningkatkan engagement dan membuat jengkel pengguna (yang kemudian mungkin uninstall aplikasi Anda). Ikuti panduan ini untuk memastikan notifications Anda ada di jalur yang benar:
  • Tetap relevan dan hanya mengirim pesan yang penting bagi pengguna sesuai konteks. Bersikaplah kreatif dan jujur tentang merek Anda, bicaralah dalam bahasa pengguna dan gunakan nada yang wajar.
  • Usahakan agar notifications bisa ditindaklanjuti oleh pengguna Anda dan jangan lupa memberikan deep link terhadap konten bila memungkinkan, guna menghemat waktu pengguna Anda.
  • Ingat bahwa pengguna Anda berbeda-beda, jadi personalisasikan pesan Anda untuk kohor pengguna yang berbeda dengan Firebase Notifications.
  • Pertimbangkan ketepatan waktu pesan Anda agar pengguna mendapatkan notifikasi yang tepat pada waktu yang tepat dan dengan frekuensi yang tepat. Misalnya, mungkin lebih baik mengirim notifikasi tentang sesuatu yang menarik untuk dibaca pada saat pengguna biasanya menggunakan ponsel mereka - seperti selama perjalanan - dan bukan tengah hari, ketika mereka mungkin sibuk dan menutup notification baru.
  • Terakhir, berikan kontrol kepada pengguna atas notifikasi yang mereka terima sehingga mereka dapat memilih menerima notifikasi yang mereka sukai serta memilih menolak notifikasi yang tidak mereka sukai. Jika pengguna merasa jengkel dengan jenis notifikasi tertentu dan tidak memiliki cara untuk menonaktifkannya, mereka mungkin akan uninstall aplikasi Anda.
Aplikasi berita Norwegia Aftenposten mengimplementasikan alur pengenalan aplikasi baru yang menjelaskan notifikasi yang tersedia, sehingga memungkinkan pembaca untuk mengelola preferensi mereka. Hal ini mengurangi uninstall sebesar 9,2.% selama 60 hari dan menyebabkan penurunan 28% dalam jumlah pengguna yang sepenuhnya mematikan notification. Baca selengkapnya tentang keberhasilan Aftenposten.

5. Beri penghargaan kepada pengguna yang paling sering berinteraksi
Yang terakhir tetapi tidak kalah pentingnya, Anda harus mencari cara untuk memberi penghargaan kepada pengguna yang paling setia guna mempertahankan mereka dari waktu ke waktu dan agar pengguna yang kurang berinteraksi menjadi ingin lebih berinteraksi. Penghargaan tersebut bisa diberikan dalam berbagai bentuk dan format. Mulailah dengan membuatnya sederhana dan pastikan penghargaan itu menambah nilai nyata bagi pengguna dan sesuai di ekosistem aplikasi Anda. Anda bisa melakukan ini dengan cara:
  • Memberikan bocoran fitur baru dengan mengundang mereka ke beta group.
  • Menghiasi akun pengguna dengan lencana berdasarkan perilaku mereka.
  • Menawarkan diskon atau kode promosi eksklusif aplikasi yang hanya bisa ditukar di dalam aplikasi Anda.
Biasanya, semakin Anda dapat mempersonalisasi penghargaan, akan semakin baik hal itu berjalan.

Temukan sukses dengan eksperimen tanpa henti
Aplikasi Android yang hebat memberikan kesempatan unik kepada developer untuk menciptakan hubungan yang abadi dengan pengguna dan membangun bisnis yang berkelanjutan dengan pelanggan yang merasa senang. Oleh karena itu mengoptimalkan aplikasi demi interaksi dan mempertahankan pengguna Anda dengan mengikuti 5 tips ini menjadi sangat penting dalam tujuan development dan strategi perusahaan Anda. Dapatkan tip dan praktik terbaik lainnya dengan menonton sesi ini dalam acara Playtime tahun ini.
Menurut Anda seberapa bermanfaatkah entri blog ini?







Ditulis oleh Andrew Ahn, Product Manager, Google Play

Kami terus berusaha mencari cara agar Google Play menjadi tempat yang menyenangkan bagi pengguna dalam menemukan aplikasi dan game yang mereka sukai. Kami tahu ini sangat penting bagi keberhasilan sebagian besar developer. Ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk memastikan aplikasi Anda akan sukses – itulah sebabnya kami berbagi beberapa tips agar aplikasi Anda mudah ditemukan di Google Play.

Bangun aplikasi demi kualitas

Pertama-tama, bangunlah aplikasi Anda demi kualitas. Pengguna Android mengharapkan aplikasi berkualitas tinggi. Kualitas aplikasi berpengaruh langsung terhadap keberhasilan jangka panjang aplikasi Anda - dalam hal pemasangan, rating dan ulasan pengguna, engagement, dan retensi pengguna. Ada beberapa faktor yang masuk ke sistem penelusuran dan penemuan kami yang membantu membedakan aplikasi yang perlu direkomendasikan dan ditampilkan di seluruh pengalaman Google Play kami. Ketika membangun aplikasi, periksalah quality criteria dahulu, dan gunakan apa yang Anda butuhkan dari panduan material design guna memastikan Anda memberikan pengalaman yang sangat bermanfaat. Pastikan juga untuk menguji kualitas fungsi aplikasi Anda. Ikut sertalah dalam pre-launch report untuk aplikasi versi Alfa dan Beta Anda di Google Play Developer Console agar Anda menerima laporan kinerja untuk masing-masing APK pada perangkat sungguhan. Ini akan membantu Anda mengidentifikasi masalah crash dan masalah lain sebelum merilis aplikasi.

Contoh: Merancang usability tinggi melalui Google Material Design.



Mintalah izin yang Anda perlukan saja

Kedua, perhatikan izin (permission settings) yang akan diaktifkan di aplikasi Anda. Kita sering melihat ada aplikasi yang meminta izin yang sangat sensitif, meski aplikasi tidak menggunakannya. (Misalnya, aplikasi kamera yang meminta izin membaca dan menulis ke log panggilan.) Izin aplikasi yang berlebihan bisa membuat pengguna tidak jadi memasang aplikasi Anda. Bahkan, sebuah kajian, di mana pengguna diperlihatkan dua aplikasi tanpa merek dengan rating setara yang memiliki fungsi yang sama tetapi berbeda setelan permintaan izin, menunjukkan bahwa pengguna, rata-rata, 3 kali lebih mungkin memasang aplikasi yang permintaan izinnya lebih sedikit. Dan kajian yang sama menunjukkan bahwa, rata-rata pengguna, 1,7 kali lebih besar kemungkinannya memilih aplikasi dengan permintaan izin yang lebih sedikit. Aturannya adalah mengaktifkan izin yang penting saja untuk aplikasi Anda. Bacalah praktik terbaik untuk izin aplikasi.

Bagan: Distribusi grup izin yang digunakan pada seluruh kategori Game Arcade.


Jika Anda membangun game arkade, Anda mungkin hanya membutuhkan sangat sedikit setelan izin, jika ada.

Dengarkan dan tanggapi pengguna Anda

Terakhir, perhatikan masukan pengguna. Pada akhirnya penggunalah yang menggerakkan sistem penelusuran dan penemuan kami. Ketika Anda mendengar masukan dari pengguna tentang bug atau masalah lain, perhatikan masukan tersebut dan, bila perlu, perbarui aplikasi Anda tepat waktu. Memiliki aplikasi terbaru yang mencerminkan masukan pengguna bisa membantu Anda mendapatkan lebih banyak pemasangan, interaksi, dan peringkat yang lebih tinggi. Pengujian Beta merupakan cara yang baik untuk mendapatkan masukan dari pengguna sungguhan sebelum peluncuran. Anda juga bisa memeriksa bagian rating dan ulasan dari Developer Console untuk melihat analisis tentang pendapat pengguna mengenai aplikasi Anda dan bagaimana hal itu memengaruhi rating Anda dibandingkan dengan aplikasi sejenis.

Benchmark ulasan di Developer Console menggunakan machine learning untuk memberikan informasi tentang pendapat pengguna mengenai aplikasi Anda dan bagaimana hal itu mempengaruhi rating.



Google Play berusaha membantu pengguna mencari dan menemukan aplikasi teraman, berkualitas tinggi, berguna, dan relevan. Membangun aplikasi yang mengutamakan kepentingan pengguna akan membantu keberhasilan Anda di Google Play. Untuk mendapatkan tips dan praktik terbaik lainnya dalam membangun bisnis aplikasi yang sukses di Google Play, dapatkan aplikasi Playbook for Developers.

Menurut Anda seberapa bermanfaatkah entri blog ini?




Ditulis oleh David Yin, Business Development Manager Indonesia, Google Play

Inilah saat yang tepat untuk menjadi developer game mobile di Android. Google Play menyediakan akses siap pakai ke lebih dari satu miliar pengguna di seluruh dunia bagi para developer. Pada saat yang sama, developer di pasar perangkat mobile yang berkembang pesat seperti Indonesia memiliki peluang tambahan berupa pengguna lokal dalam jumlah besar yang sangat mengharapkan materi lokal. Di Google Play, kami senang melihat ribuan developer Indonesia meluncurkan game lokal relevan berkualitas tinggi untuk pengguna baru ini seperti “Tahu Bulat” & “Tebak Gambar

Dalam pencarian kami secara terus menerus untuk menemukan, memelihara pertumbuhan dan memamerkan game-game terbaik dari Indonesia, dengan gembira kami umumkan acara ‘Indonesia Games Contest’. Lomba ini merayakan semangat dan potensi besar para developer game lokal dan memberikan kesempatan agar game Anda diperhatikan para ahli industri global dan lokal serta para pemain game dari seluruh Indonesia. Acara ini juga merupakan kesempatan untuk menampilkan karya seni Anda dan memenangkan hadiah menarik.

Mengikuti lomba

Lomba ini terbuka bagi pengembang yang berdomisili di Indonesia saja dan telah menerbitkan sebuah game baru di Google Play setelah tanggal 1 Januari 2016. Pastikan untuk mengunjungi situs web lomba untuk melihat Kriteria dan Ketentuan Persyaratan selengkapnya. Berikut rangkuman ringkas prosesnya,

  1. Jika Anda memenuhi syarat, kirimkan game Anda sebelum tanggal 19 Maret 2017.
  2. Game yang masuk akan dievaluasi oleh tim Google Play serta pakar industri dan 10 finalis terbaik akan diumumkan pada awal bulan April 2017.
  3. Sebanyak 15 finalis akan menampilkan game mereka pada acara final di Jakarta tanggal 26 April 2017.
  4. Pemenang dan pemenang tambahan akan diumumkan pada acara final.

Untuk memulai

Kunjungi situs web kontes kami untuk mengetahui lebih lanjut tentang kontes ini dan mengirimkan game Anda.


Terima Kasih!

Ditulis oleh Kacey Fahey, Marketing Programs Manager, Google Play

Bekerja di Google Play, kita berada di garis depan menyaksikan developer membangun, memoles, dan meluncurkan impian mereka untuk dinikmati jutaan pengguna. Meski menyenangkan menjadi bagian dari begitu banyak kreativitas, kami sering ditanya bagaimana startup kecil bisa menonjol di area yang kompetitif. Kami baru-baru ini mengundang Josh Elman & Sarah Tavel dari Greylock Partners untuk berbicara di acara kami, dan berbagi pengalaman mereka selama bekerja di bagian Product Marketing dan Engineering di beberapa perusahaan teknologi besar termasuk Twitter, Facebook, dan Pinterest. Berikut empat tips yang dapat Anda terapkan dan menyiapkan bisnis yang berhasil.

Tentukan target, besar maupun kecil


Setiap startup memiliki target utama, tapi jangan lupa untuk membuat target-target kecil. Membagi target yang lebih besar ke dalam target kecil akan lebih mudah untuk evaluasi atas kemajuan yang telah dicapai dan memastikan momentum menuju ke arah yang benar. Hal ini juga memberikan fleksibilitas jika tim harus melakukan perbaikan di sana sini selama implementasi, dan juga pencapaian-pencapaian kecil yang perlu dirayakan!

Menciptakan daya tarik


Level pertama dalam Hierarchy of Engagement Sarah adalah mengenali aksi utama yang akan dilakukan pengguna dalam aplikasi Anda. Setelah Anda memiliki interaksi dengan aksi utama ini, level 2 adalah mendorong retensi, agar pengguna datang kembali dan melakukan tindakan utama ini lebih sering lagi. Tujuan utamanya adalah agar pengguna setia dengan aplikasi Anda sehingga menciptakan manfaat tambahan, dengan interaksi yang lebih dalam dan lebih sering akan menciptakan kebiasaan dan ketergantungan pada produk.




“Seiring meningkatnya hierarki perusahaan, produk mereka menjadi lebih baik, lebih sulit ditinggalkan, dan akhirnya membuat produk itu bertahan dengan sendirinya,” – Sarah Tavel, Mitra di Greylock

Contoh: Bagi mereka yang ingin meningkatkan keterampilan organisasi, Evernote bisa membantu. Semakin banyak daftar yang dibuat pengguna, semakin besar mereka bergantung pada produk tersebut. Evernote menjadi seperti kebiasaan mendarah daging yang secara alami melampaui dunia pribadi dan profesional.


Mendorong viralitas


Ketika meluncurkan aplikasi baru, carilah cara untuk mencapai viralitas. Carilah loyalitas untuk membuat pengguna jatuh cinta terhadap aplikasi Anda dan usahakan untuk menjadikannya bagian dari kebiasaan rutin mereka. Namun berhati-hatilah, tidak semua viralitas diperlakukan sama.

“Setiap kali Anda berpikir tentang merekayasa viralitas, Anda harus memastikan bahwa Anda menjangkau orang yang tepat, membuat mereka tertarik untuk alasan yang sejalan dengan nilai intrinsik produk Anda, dan membimbing mereka untuk melakukan tindakan yang tepat,” – Josh Elman, Mitra di Greylock Contoh: Apakah Anda cukup beruntung untuk mengonversi pengguna yang puas menjadi pemuja produk atau menebar antusiasme melalui media sosial, wabah viralitas telah mendorong sukses luar biasa untuk aplikasi seperti Pokémon GO dan Prisma.

Mengukur kohor


Meski pemantauan metrik tradisional seperti installs dan DAU memberikan gambaran tingkat tinggi atas performa aplikasi, analisis kohor merupakan kunci untuk memahami perilaku pengguna dan optimalisasi untuk pertumbuhan. Saat melakukan perubahan dalam aplikasi, pastikan untuk melacak kohor dalam jangka waktu yang lama. Hasil awal di H7 mungkin belum menggembirakan, tapi bertahanlah, karena segala sesuatu bisa membaik di H15 atau bahkan setelahnya. Berikan waktu kepada pengguna untuk beradaptasi dan merasa nyaman dengan perubahan sebelum mengambil keputusan akhir untuk produk.

Baca lebih lanjut tips tentang cara menemukan sukses bagi startup aplikasi atau game dalam aplikasi Playbook for Developers.


Ditulis oleh Maxim Mai, Business Development Manager, Google Play

Mempertahankan pertumbuhan berkelanjutan sangatlah sulit tak terkecuali untuk aplikasi dengan nama besar sekali pun. Dalam video ini dan melalui 5 langkah di bawah ini, Anda bisa mengetahui bagaimana beberapa developer Android terkemuka kami menangani pertumbuhan.



1) Pahami dan tentukan tujuan penggunaan aplikasi Anda


Berdasarkan tahapan pada daur hidup sebuah produk, fokus pertumbuhan yang sering dan harus menjadi perhatian adalah:
  • Akuisisi pengguna baru
  • Meningkatkan engangement dan retensi/loyalitas
  • Meningkatkan pendapatan

2) Pantau dan ukur strategi Anda terhadap masing-masing target


Buat daftar strategi yang Anda gunakan untuk mencapai setiap sasaran dan pantau performanya. Anda bisa memvisualisasikannya menggunakan scorecard seperti dalam contoh di bawah yang dibuat oleh Mobile Growth Stack di bawah ini.

3) Eksekusi strategi Anda.


Berikut ini adalah beberapa contoh strategi dalam bentuk yang lebih spesifik dan telah berhasil digunakan oleh banyak developer untuk mendorong pertumbuhan aplikasi mereka dalam jangka panjang.
Strategi: Clue, sebuah aplikasi kesehatan untuk perempuan, berinvestasi dalam listing Play Store untuk meningkatkan konversi.

Hasil: 24% peningkatan agregat dalam rasio konversi pemasangan selama periode 6 bulan.

Cara yang mereka lakukan:


Cuplikan layar ponsel manakah yang menurut Anda mendorong peningkatan konversi pemasangan untuk Clue?
Strategi: ShareTheMeal, sebuah aplikasi nirlaba yang dikembangkan oleh World Food Programme, memanfaatkan public relations sebagai saluran akuisisi.

Hasil: 50% dari total pemasangan hingga saat ini didorong oleh liputan media.

Cara yang mereka lakukan:

  • Mengembangkan pesan yang sangat baik.
  • Meningkatkan dampak pemasangan dengan menggabungkan PR yang memanfaatkan selebriti dan kemitraan distribusi.
  • Mempelajari bahwa liputan TV memiliki dampak tertinggi terhadap pemasangan tetapi media cetak merupakan pembuka pintu yang berguna untuk memperkuat liputan TV.

Strategi: Pertumbuhan viral. Viralitas adalah alat bantu pertumbuhan inti untuk aplikasi dan game yang menekankan pada berbagi dan biasanya mekanismenya dibangun ke dalam pengalaman pengguna inti dari produk tersebut. Akan tetapi, meski berbagi bukan merupakan komponen kunci dari aplikasi, Anda masih bisa memengaruhi dua variabel kunci untuk menciptakan lingkungan yang sesuai guna mendorong viralitas.

Cara melakukannya:
  • Tingkatkan jumlah pengguna tambahan yang dibawa seorang pengguna ke aplikasi, dengan meningkatkan jumlah pengiriman undangan.
  • Turunkan "cycle time" Anda, yaitu waktu yang dibutuhkan antara mengundang seorang pengguna hingga pengguna itu untuk mengirimkan putaran undangan berikutnya kepada teman-teman mereka.
  • Menawarkan lebih banyak insentif kepada pengguna untuk berbagi aplikasi atau materinya saat mereka menggunakan aplikasi akan membantu memperpendek waktu siklus dan memulai pertumbuhan viral!

Strategi: Freeletics Nutrition, sebuah aplikasi untuk menyesuaikan gizi sesuai kebutuhan dan tujuan pribadi Anda, memanfaatkan promosi silang guna mempercepat peluncuran produk baru.

Hasil: 96% dari penjualan aplikasi Nutrition baru dihasilkan oleh pengguna yang awalnya terdaftar untuk aplikasi olah raga Bodyweight yang juga dimiliki developer.

Cara yang mereka lakukan:
  • Menampilkan saran hidangan di feed aktivitas aplikasi Bodyweight dengan tujuan meningkatkan kesadaran menjelang peluncuran aplikasi Freeletics Nutrition mereka yang baru.

4) Membangun kultur pertumbuhan yang kuat


Agar aplikasi Anda mengalami pertumbuhan berkelanjutan, maka aplikasi harus merupakan bagian dari budaya Anda. Runtastic adalah salah satu developer aplikasi kesehatan dan kebugaran terkemuka di Eropa dan 95% dari sekitar 76 juta keseluruhan pemasangan aplikasi mereka di Google Play dihasilkan secara organik. Mario Aichlseder, VP of Growth, percaya bahwa ini adalah hasil dari budaya pertumbuhan yang kuat serta prinsip-prinsip pertumbuhan yang dijalankan oleh seluruh tim. Sebagai contoh, manajer produk, desainer dan teknisi di Runtastic sengaja memilih campuran dari lingkaran umpan balik kualitatif dan kuantitatif selama proses development aplikasi untuk memastikan semuanya tetap setia pada prinsip-prinsip pertumbuhan mereka.

5) Penyesuaian sambil berjalan


Memantau taktik Anda dengan pengukuran sangat penting untuk mengukur dampaknya. Hal itu akan membantu Anda mengambil keputusan tentang kapan harus menambah atau mengurangi usaha Anda. Prioritas Anda juga akan berubah berdasarkan perkembangan bisnis dan daur hidup produk Anda serta faktor eksternal seperti teknik-teknik baru yang tersedia, sehingga Anda harus terbuka untuk menyesuaikan taktik Anda secara berkala.

Dapatkan tips dan praktik terbaik lainnya dalam sesi ini dari acara Playtime tahun ini.


Ditulis oleh Steven Soneff, Product Manager
Kami terus berusaha menjadikan Google Sign-In sebagai pengalaman yang lebih baik bagi developer dan pengguna. Setahun berselang, kami telah menyederhanakan pengalaman pengguna dengan mengurangi jumlah informasi default yang diminta dari pengguna. Aplikasi besar seperti The Guardian telah memanfaatkan pembaruan ini dan kami sekarang melihat lebih dari dua kali lipat orang yang menggunakan Google Sign-In dengan aplikasi mereka.

Pengalaman lebih efektif dimulai dengan tombol masuk yang diperbarui dan menampilkan logo standar Google. Kami telah memperbarui tombol masuk untuk mencerminkan desain logo Google yang baru. Selanjutnya, Google Sign-in sekarang berfungsi untuk seluruh pengguna, bukan hanya untuk pengguna dengan profil G+. Layar persetujuan telah didesain ulang sehingga pengguna akan melihat langsung informasinya yang akan tersedia untuk aplikasi (nama, email, dan foto profil) di Android dan web, dan untuk iOS juga akan segera tersedia.

Dengan adanya peningkatan ini, sekarang kami mengumumkan migrasi dari produk Google+ Sign-In ke model baru. Membuat perubahan ini untuk aplikasi Anda tidaklah sulit: cukup gunakan pustaka terbaru dengan konfigurasi proses sign-in, atau ganti cakupan "https://www.googleapis.com/auth/plus.login" dengan "profil" lalu perbarui branding untuk tombol Google Sign-in (pengguna Anda saat ini tidak akan diminta untuk masuk lagi).

Bagi developer yang terus menggunakan cakupan Google+ Sign-In, bisa mendapatkan beberapa perubahan dalam perilaku. Pengguna baru yang melewati alur proses masuk lama tidak lagi diminta untuk berbagi data grafik sosial dengan aplikasi Anda. Dalam SDK versi mendatang pada semua platform, kami akan mengganti aset Google+ dengan aset Google yang baru. Karena itu, jika aplikasi Anda menggunakan tombol default, Anda bisa berharap tampilan baru dan pengalaman pengguna yang disempurnakan dengan Google Sign-In. Dan setelah Januari 2017, memanggil Plus People atau Games Players API untuk pengguna yang pernah diberi akses mungkin akan mengembalikan hasil kosong.

Dengan perubahan-perubahan ini, kami tidak lagi menggunakan Plus People API. Anda bisa membaca catatan penghentian penggunaannya di sini: Android, Web. Jika aplikasi Anda membutuhkan informasi sosial dan data profil yang lebih lengkap, tersedia alternatif yang lebih baik untuk Anda. People API berbasis-kontak yang baru ini menyediakan seperangkat koneksi baru yang lengkap. Untuk meningkatkan distribusi aplikasi Anda lewat grafik sosial basis pengguna aplikasi Anda, gunakan Firebase Invites yang baru diterbitkan, sebuah solusi lintas-platform untuk mengirim undangan email dan SMS yang dipersonalisasi. Di Android, Anda juga mungkin mendapatkan data Kontak awan yang lengkap dan berbasis perangkat dari Penyedia Kontak.

Di samping perubahan yang dilihat pengguna, kami juga telah mengoptimalkan Identity/Authentication API untuk menyederhanakan implementasi di sisi server maupun klien. Lihatlah entri blog kami sebelumnya, jika Anda melewatkannya:


Ditulis oleh Brandon Jones, Virtual Reality Plumber

Virtual Reality (VR) semakin populer, dan sekarang merambah ke web. Kekuatan web adalah ia memungkinkan VR berfungsi di semua browser dan perangkat keras, serta bisa diakses dengan sekali klik. Hal ini memungkinkan developer VR menjangkau pengguna secara luas di berbagai jenis headset dengan satu aplikasi web. Berikut cara memulainya.


Chrome 56 untuk Android sekarang tersedia dalam versi Beta, dan developer web bisa mendaftar untuk mendapatkan Origin Trial yang akan mengaktifkan API WebVR dan ekstensi API GamePad. API WebVR memberikan akses terhadap kemampuan input dan output dari perangkat virtual reality seperti Daydream View. Ia juga menyediakan akses ke posisi dan orientasi pengguna, sehingga aplikasi web bisa me-render adegan 3D stereoskopis ke layar headset. Ekstensi API Gamepad memberikan akses ke input dari pengendali gerak, seperti Daydream controller, dan memungkinkan interaksi natural dalam VR.


Origin Trials memungkinkan developer mengaktifkan sementara fitur tersebut untuk semua pengguna Chrome yang mengunjungi situs web mereka. API WebVR masih terus berkembang dan akan mengalami perubahan lebih lanjut berdasarkan masukan developer sebelum diaktifkan secara default untuk semua laman. WebVR akan diperluas ke platform desktop dan Google Cardboard dalam rilis Chrome mendatang, dan beberapa perbaikan kinerja akan dilakukan pada Chrome 57.


Untuk mengetaui cara memulai dan membangun aplikasi web WebVR pertama Anda, kunjungi situs developer WebVR untuk mendapatkan tutorial dan contoh. Ayo bergabung dalam percakapan dengan memberi masukan tentang implementasi API atau Chrome dan bergabung di saluran WebVR Slack.


Ditulis oleh Jamil Moledina, Games Strategic Lead, Google Play

Penjual mebel online Wayfair dan Pokémon GO dari Niantic memiliki lebih banyak kesamaan daripada yang Anda kira. Kedua perusahaan ini menggunakan augmented reality untuk menciptakan pengalaman inovatif dan mendalam bagi para penggunanya. Saya duduk bersama Mike Festa, Direktur Wayfair Next, dan Tatsuo Nomura, Product Manager Pokémon GO, pada acara Playtime kami baru-baru ini untuk membahas bagaimana developer dapat memanfaatkan AR secara maksimal sebagai sebuah platform.

Dari pemodelan mebel dalam bentuk 3D di WayfairView yang menggunakan Tango, hingga mencatat jarak untuk menangkap Pokémon, mari kita dengarkan bagaimana para developer ini berinovasi dengan AR (realitas tertambah), dan memperoleh saran dari mereka yang berguna bagi pihak-pihak lain yang ingin memanfaatkan AR di dalam aplikasi dan game mereka.

Lihat sesi lainnya dari acara Playtime global kami guna mengetahui praktik terbaik untuk bisnis aplikasi dan game Anda. Nantikan juga video acara, berita produk, dan tips lainnya untuk membantu mengembangkan bisnis Anda di Google Play di aplikasi Playbook for Developers.