Android O Developer Preview
31 March 2017
Ditulis oleh Dave Burke, VP Engineering
Sejak peluncuran pertamanya di tahun 2008, proyek Android banyak sekali menerima masukan dari para developer aktif, pembuat device, dan tentu saja dari kalangan pengguna. Belum lama ini, kami telah bekerja keras untuk meningkatkan proses engineering agar dapat berbagi tentang pekerjaan kami lebih awal dan lebih terbuka dengan para mitra kami.
Maka, hari ini, saya senang sekali untuk berbagi developer preview OS versi berikutnya: Android O. Meskipun masih ada beberapa kendala seperti biasa adalah: masih tahap awal, fitur-fitur lainnya segera menyusul, serta masih banyak tantangan kita ke depan dalam masalah kestabilan dan kinerja. Bagaimanapun ini terus berjalan :).
Dalam beberapa bulan mendatang, kami akan merilis developer preview terbaru, dan kami akan membahasnya semua yang terkait Android lebih mendalam di Google I/O bulan Mei nanti. Untuk saat ini, kami ingin mendengar masukan Anda dalam mencoba fitur baru, dan tentu saja mencoba aplikasi Anda di OS baru ini.
Apa yang baru pada O?
Android O memperkenalkan sejumlah fitur baru dan API untuk digunakan di aplikasi Anda. Berikut ini adalah beberapa fitur baru yang sudah bisa Anda coba dalam tahap Developer Preview ini:
Background limits: Dimulai dari Nougat, Android O akan memprioritaskan perbaikan daya tahan baterai pengguna serta kinerja interaktif perangkat. Untuk mencapai hal tersebut, kami telah menambahkan batasan otomatis pada apa yang bisa dilakukan aplikasi di latar belakang, dalam tiga area utama: implicit broadcasts, background services, dan location updates. Semua perubahan ini akan memudahkan pembuatan aplikasi dengan dampak yang minimal terhadap perangkat dan baterai pengguna. Background limits merupakan perubahan signifikan pada Android, karena itu kami ingin developer memahaminya. Pelajari dokumentasi tentang background execution limits dan background location limits untuk lebih jelasnya.
Channel notifikasi: Android O juga memperkenalkan channel notifikasi, yang merupakan kategori baru yang didefinisikan aplikasi untuk materi notifikasi. Channel memungkinkan developer menyerahkan kontrol kepada pengguna untuk beragam notifikasi yang berbeda — pengguna bisa memblokir atau mengubah perilaku masing-masing channel, menggantikan pengelolaan semua notifikasi aplikasi.
Android O juga menambahkan visual dan pengelompokan baru dalam notifikasi sehingga pengguna lebih mudah melihat apa yang terjadi saat menerima pesan masuk atau melihat sekilas muncul di bayangan pemberitahuan.
Autofill API: Pengguna Android sudah tergantung pada beragam pengelola kata sandi untuk mengisi otomatis data login serta informasi yang berulang, yang memudahkan persiapan aplikasi baru atau melakukan transaksi. Sekarang kami semakin memudahkan pekerjaan ini di seluruh ekosistem dengan menambahkan dukungan platform untuk autofill. Pengguna bisa memilih aplikasi autofill, sama dengan cara mereka memilih aplikasi keyboard. Aplikasi autofill menyimpan dan mengamankan data pengguna, misalnya alamat, nama pengguna, dan bahkan kata sandi. Untuk aplikasi yang akan menangani aplikasi autofill, kami akan menambahkan API baru untuk mengimplementasikan layanan Pengisian otomatis.
PIP untuk handset dan fitur pengaturan jendela baru: Tampilan Picture in Picture (PIP) kini tersedia di ponsel dan tablet, sehingga pengguna bisa terus menonton video sambil menjawab chat atau memesan taksi. Aplikasi dapat disisipkan dalam mode PiP dari status melanjutkan atau menghentikan sementara bila sistem mendukungnya - Anda pun bisa menetapkan rasio aspek dan menyetel interaksi khusus (misalnya putar/hentikan sementara). Fitur pengaturan window lainnya termasuk aplikasi baru overlay window dan dukungan multi-display untuk meluncukan aktivitas pada remote display.
Font resources di XML: Font sekarang adalah resources yang didukung sepenuhnya di Android O. Aplikasi sekarang bisa menggunakan font dalam layout XML serta mendefinisikan font family dalam XML — dengan mendeklarasikan jenis dan bobot font beserta file font.
Adaptive Icons: Untuk membantu Anda mengintegrasikan UI dengan lebih baik, Anda sekarang bisa menggunakan adaptive icons yang ditampilkan oleh sistem dalam berbagai bentuk, berdasarkan mask yang dipilih. Sistem juga menganimasikan interaksi dengan icon, dan menggunakannya dalam launcher, shortcuts, Settings, sharing dialogs, serta di overview screen.
Adaptive icons ditampilkan dalam berbagai bentuk pada device yang berbeda.
Wide-gamut color untuk aplikasi: Developer Android untuk aplikasi pengolah gambar sekarang bisa memanfaatkan perangkat baru yang dilengkapi layar berkemampuan wide-gamut color. Untuk menampilkan gambar wide-gamut, aplikasi perlu mengaktifkan flag dalam manifesnya (per aktivitas) dan memuat bitmap dengan profil wide-gamut color (AdobeRGB, Pro Photo RGB, DCI-P3, dsb).
Konektivitas: Untuk mendapatkan fidelitas audio optimal, sekarang Android O juga mendukung codec audio Bluetooth berkualitas tinggi, misalnya codec LDAC. Kami juga sekarang menambahkan fitur Wi-Fi baru, misalnya Wi-Fi Aware, yang sebelumnya disebut Neighbor Awareness Networking (NAN). Pada perangkat yang dilengkapi perangkat keras yang sesuai, aplikasi dan perangkat di sekitar bisa menemukan dan berkomunikasi melalui Wi-Fi tanpa Internet access point. Kami bekerja sama erat dengan mitra hardware agar secepatnya menyuguhkan teknologi Wi-Fi Aware pada berbagai device.
Telecom framework sedang memperluas ConnectionService APIs agar aplikasi third party terintegrasi dengan UI Sistem dan mudah dioperasikan dengan aplikasi audio lain. Misalnya, aplikasi bisa mengatur panggilan agar bisa ditampilkan dan dikendalikan dari UI berbeda. misalnya dari head unit kendaraan.
Navigasi keyboard: Dengan diperkenalkannya aplikasi Google Play di Chrome OS dan faktor bentuk lainnya, kami melihat kebangkitan kembali navigasi keyboard dalam aplikasi ini. Di Android O kami berfokus pada pembangunan model yang lebih andal dan bisa diprediksi untuk navigasi "arrow" dan "tab" yang akan membantu developer maupun end users.
AAudio API untuk Pro Audio: AAudio adalah API native baru yang dirancang khusus untuk aplikasi yang membutuhkan audio berkualitas tinggi dan berlatensi rendah. Aplikasi menggunakan Aaudio untuk membaca dan menulis data via streams. Dalam Developer Preview ini kami merilis versi awal dari API baru ini agar bisa mendapatkan masukan dari Anda.
Penyempurnaan WebView: Di Android Nougat kami memperkenalkan mode multiproses opsional untuk WebView yang memindahkan penanganan materi web ke proses terpisah. Di Android O, kami mengaktifkan multiproses secara default dan menambahkan API agar aplikasi Anda bisa menangani errors dan crashes, demi meningkatkan keamanan dan kestabilan aplikasi. Sebagai langkah keamanan lebih lanjut, Anda bisa memilih objek WebView aplikasi untuk memverifikasi URL melalui Google Safe Browsing.
Java 8 Language API dan optimalisasi runtime: Android sekarang mendukung beberapa Java Language API, termasuk java.time API baru. Selain itu, Android runtime lebih cepat dari sebelumnya, dengan peningkatan hingga 2x pada beberapa benchmark aplikasi.
Kontribusi partner platform: Produsen hardware dan silicon partners telah mempercepat perbaikan dan penyempurnaan platform Android dalam rilis O ini. Misalnya, Sony menyumbang lebih dari 30 penyempurnaan fitur termasuk codec LDAC dan 250 perbaikan bug untuk Android O.
Mulai dengan beberapa langkah sederhana
Pertama, buat aplikasi Anda kompatibel agar pengguna bisa melakukan transisi mulus ke Android O. Unduh saja device sistem image atau emulator system image, install aplikasi Anda, kemudian tes -- aplikasi Anda akan berjalan dan terlihat menarik, dan menangani perubahan perilaku dengan baik. Setelah melakukan pembaruan yang diperlukan, kami menyarankan untuk mempublikasikan aplikasi di Google Play tanpa mengubah target platform aplikasi.
Membangun dengan Android O
Setelah Anda siap, perdalam lagi O untuk mempelajari semua yang bisa Anda manfaatkan untuk aplikasi Anda. Kunjungi situs Developer Preview O untuk detail tentang preview timeline, behavior changes, API baru, dan support resources.
Rencanakan bagaimana aplikasi Anda akan mendukung background limits dan perubahan lainnya. Cobalah beberapa fitur baru yang menarik dalam aplikasi Anda -- channel notifikasi, PIP, adaptive icons, font resources di XML, autosizing TextView, dan banyak lagi. Untuk memudahkan Anda menjelajahi API baru di Android O, kami telah menyediakan laporan perbedaan API online, beserta referensi Android O API.
Android Studio 2.4 versi canary terbaru dilengkapi fitur-fitur baru untuk membantu Anda memulai dengan Android O. Anda bisa mengunduh dan menyiapkan O preview SDK dari dalam Android Studio, kemudian gunakan font resources XML dan autosizing TextView Android O dalam Layout Editor. Nantikan dukungan Android O lainnya dalam beberapa pekan mendatang.
Kami juga merilis versi alfa support library 26.0.0 agar bisa Anda coba. Versi ini menambahkan sejumlah API baru dan menaikkan minSdkversion ke versi 14. Baca catatan rilis untuk detailnya.
Preview updates
O Developer Preview dilengkapi SDK terbaru dengan system images untuk menguji pada Android Emulator resmi dan pada perangkat Nexus 5X, Nexus 6P, Nexus Player, Pixel, Pixel XL maupun Pixel C. Jika Anda develop untuk wearables, tersedia emulator untuk menguji Android Wear 2.0 pada Android O.
Kami berencana memperbarui preview system images dan SDK secara berkala di seluruh O Developer Preview. Rilis preview awal ini untuk kalangan developer saja dan tidak ditujukan untuk penggunaan sehari-hari atau pengguna umumnya, sehingga kami membuatnya tersedia dengan unduhan manual dan flash saja. Unduhan dan petunjuk tersedia di sini.
Dengan semakin dekatnya produk final, kami akan mengundang konsumen untuk mencobanya juga, saat itu juga kami akan membuka pendaftaran melalui Android Beta. Tunggulah detailnya, tetapi untuk saat ini perlu dicatat bahwa Android Beta saat ini belum tersedia untuk Android O.
Kirimkan feedback Anda
Seperti biasa, feedback Anda sangat berharga, karena itu beri tahu kami pendapat Anda — semakin cepat kami menerimanya, semakin besar kemungkinan kami akan mengintegrasikan masukan Anda. Bila menemui masalah, silakan laporkan di sini. Kami telah beralih ke alat (bantu) yang lebih tangguh, Issue Tracker, yang juga digunakan secara internal oleh Google untuk melacak bug dan permintaan fitur pada saat development produk. Kami harap ini akan lebih mudah digunakan.
Ditulis oleh Dave Burke, VP Engineering
Sejak peluncuran pertamanya di tahun 2008, proyek Android banyak sekali menerima masukan dari para developer aktif, pembuat device, dan tentu saja dari kalangan pengguna. Belum lama ini, kami telah bekerja keras untuk meningkatkan proses engineering agar dapat berbagi tentang pekerjaan kami lebih awal dan lebih terbuka dengan para mitra kami.
Maka, hari ini, saya senang sekali untuk berbagi developer preview OS versi berikutnya: Android O. Meskipun masih ada beberapa kendala seperti biasa adalah: masih tahap awal, fitur-fitur lainnya segera menyusul, serta masih banyak tantangan kita ke depan dalam masalah kestabilan dan kinerja. Bagaimanapun ini terus berjalan :).
Dalam beberapa bulan mendatang, kami akan merilis developer preview terbaru, dan kami akan membahasnya semua yang terkait Android lebih mendalam di Google I/O bulan Mei nanti. Untuk saat ini, kami ingin mendengar masukan Anda dalam mencoba fitur baru, dan tentu saja mencoba aplikasi Anda di OS baru ini.
Background limits: Dimulai dari Nougat, Android O akan memprioritaskan perbaikan daya tahan baterai pengguna serta kinerja interaktif perangkat. Untuk mencapai hal tersebut, kami telah menambahkan batasan otomatis pada apa yang bisa dilakukan aplikasi di latar belakang, dalam tiga area utama: implicit broadcasts, background services, dan location updates. Semua perubahan ini akan memudahkan pembuatan aplikasi dengan dampak yang minimal terhadap perangkat dan baterai pengguna. Background limits merupakan perubahan signifikan pada Android, karena itu kami ingin developer memahaminya. Pelajari dokumentasi tentang background execution limits dan background location limits untuk lebih jelasnya.
Channel notifikasi: Android O juga memperkenalkan channel notifikasi, yang merupakan kategori baru yang didefinisikan aplikasi untuk materi notifikasi. Channel memungkinkan developer menyerahkan kontrol kepada pengguna untuk beragam notifikasi yang berbeda — pengguna bisa memblokir atau mengubah perilaku masing-masing channel, menggantikan pengelolaan semua notifikasi aplikasi.
Android O juga menambahkan visual dan pengelompokan baru dalam notifikasi sehingga pengguna lebih mudah melihat apa yang terjadi saat menerima pesan masuk atau melihat sekilas muncul di bayangan pemberitahuan.
Autofill API: Pengguna Android sudah tergantung pada beragam pengelola kata sandi untuk mengisi otomatis data login serta informasi yang berulang, yang memudahkan persiapan aplikasi baru atau melakukan transaksi. Sekarang kami semakin memudahkan pekerjaan ini di seluruh ekosistem dengan menambahkan dukungan platform untuk autofill. Pengguna bisa memilih aplikasi autofill, sama dengan cara mereka memilih aplikasi keyboard. Aplikasi autofill menyimpan dan mengamankan data pengguna, misalnya alamat, nama pengguna, dan bahkan kata sandi. Untuk aplikasi yang akan menangani aplikasi autofill, kami akan menambahkan API baru untuk mengimplementasikan layanan Pengisian otomatis.
PIP untuk handset dan fitur pengaturan jendela baru: Tampilan Picture in Picture (PIP) kini tersedia di ponsel dan tablet, sehingga pengguna bisa terus menonton video sambil menjawab chat atau memesan taksi. Aplikasi dapat disisipkan dalam mode PiP dari status melanjutkan atau menghentikan sementara bila sistem mendukungnya - Anda pun bisa menetapkan rasio aspek dan menyetel interaksi khusus (misalnya putar/hentikan sementara). Fitur pengaturan window lainnya termasuk aplikasi baru overlay window dan dukungan multi-display untuk meluncukan aktivitas pada remote display.
Font resources di XML: Font sekarang adalah resources yang didukung sepenuhnya di Android O. Aplikasi sekarang bisa menggunakan font dalam layout XML serta mendefinisikan font family dalam XML — dengan mendeklarasikan jenis dan bobot font beserta file font.
Adaptive Icons: Untuk membantu Anda mengintegrasikan UI dengan lebih baik, Anda sekarang bisa menggunakan adaptive icons yang ditampilkan oleh sistem dalam berbagai bentuk, berdasarkan mask yang dipilih. Sistem juga menganimasikan interaksi dengan icon, dan menggunakannya dalam launcher, shortcuts, Settings, sharing dialogs, serta di overview screen.
Adaptive icons ditampilkan dalam berbagai bentuk pada device yang berbeda.
Wide-gamut color untuk aplikasi: Developer Android untuk aplikasi pengolah gambar sekarang bisa memanfaatkan perangkat baru yang dilengkapi layar berkemampuan wide-gamut color. Untuk menampilkan gambar wide-gamut, aplikasi perlu mengaktifkan flag dalam manifesnya (per aktivitas) dan memuat bitmap dengan profil wide-gamut color (AdobeRGB, Pro Photo RGB, DCI-P3, dsb).
Konektivitas: Untuk mendapatkan fidelitas audio optimal, sekarang Android O juga mendukung codec audio Bluetooth berkualitas tinggi, misalnya codec LDAC. Kami juga sekarang menambahkan fitur Wi-Fi baru, misalnya Wi-Fi Aware, yang sebelumnya disebut Neighbor Awareness Networking (NAN). Pada perangkat yang dilengkapi perangkat keras yang sesuai, aplikasi dan perangkat di sekitar bisa menemukan dan berkomunikasi melalui Wi-Fi tanpa Internet access point. Kami bekerja sama erat dengan mitra hardware agar secepatnya menyuguhkan teknologi Wi-Fi Aware pada berbagai device.
Telecom framework sedang memperluas ConnectionService APIs agar aplikasi third party terintegrasi dengan UI Sistem dan mudah dioperasikan dengan aplikasi audio lain. Misalnya, aplikasi bisa mengatur panggilan agar bisa ditampilkan dan dikendalikan dari UI berbeda. misalnya dari head unit kendaraan.
Navigasi keyboard: Dengan diperkenalkannya aplikasi Google Play di Chrome OS dan faktor bentuk lainnya, kami melihat kebangkitan kembali navigasi keyboard dalam aplikasi ini. Di Android O kami berfokus pada pembangunan model yang lebih andal dan bisa diprediksi untuk navigasi "arrow" dan "tab" yang akan membantu developer maupun end users.
AAudio API untuk Pro Audio: AAudio adalah API native baru yang dirancang khusus untuk aplikasi yang membutuhkan audio berkualitas tinggi dan berlatensi rendah. Aplikasi menggunakan Aaudio untuk membaca dan menulis data via streams. Dalam Developer Preview ini kami merilis versi awal dari API baru ini agar bisa mendapatkan masukan dari Anda.
Penyempurnaan WebView: Di Android Nougat kami memperkenalkan mode multiproses opsional untuk WebView yang memindahkan penanganan materi web ke proses terpisah. Di Android O, kami mengaktifkan multiproses secara default dan menambahkan API agar aplikasi Anda bisa menangani errors dan crashes, demi meningkatkan keamanan dan kestabilan aplikasi. Sebagai langkah keamanan lebih lanjut, Anda bisa memilih objek WebView aplikasi untuk memverifikasi URL melalui Google Safe Browsing.
Java 8 Language API dan optimalisasi runtime: Android sekarang mendukung beberapa Java Language API, termasuk java.time API baru. Selain itu, Android runtime lebih cepat dari sebelumnya, dengan peningkatan hingga 2x pada beberapa benchmark aplikasi.
Kontribusi partner platform: Produsen hardware dan silicon partners telah mempercepat perbaikan dan penyempurnaan platform Android dalam rilis O ini. Misalnya, Sony menyumbang lebih dari 30 penyempurnaan fitur termasuk codec LDAC dan 250 perbaikan bug untuk Android O.
Rencanakan bagaimana aplikasi Anda akan mendukung background limits dan perubahan lainnya. Cobalah beberapa fitur baru yang menarik dalam aplikasi Anda -- channel notifikasi, PIP, adaptive icons, font resources di XML, autosizing TextView, dan banyak lagi. Untuk memudahkan Anda menjelajahi API baru di Android O, kami telah menyediakan laporan perbedaan API online, beserta referensi Android O API.
Android Studio 2.4 versi canary terbaru dilengkapi fitur-fitur baru untuk membantu Anda memulai dengan Android O. Anda bisa mengunduh dan menyiapkan O preview SDK dari dalam Android Studio, kemudian gunakan font resources XML dan autosizing TextView Android O dalam Layout Editor. Nantikan dukungan Android O lainnya dalam beberapa pekan mendatang.
Kami juga merilis versi alfa support library 26.0.0 agar bisa Anda coba. Versi ini menambahkan sejumlah API baru dan menaikkan minSdkversion ke versi 14. Baca catatan rilis untuk detailnya.
Kami berencana memperbarui preview system images dan SDK secara berkala di seluruh O Developer Preview. Rilis preview awal ini untuk kalangan developer saja dan tidak ditujukan untuk penggunaan sehari-hari atau pengguna umumnya, sehingga kami membuatnya tersedia dengan unduhan manual dan flash saja. Unduhan dan petunjuk tersedia di sini.
Dengan semakin dekatnya produk final, kami akan mengundang konsumen untuk mencobanya juga, saat itu juga kami akan membuka pendaftaran melalui Android Beta. Tunggulah detailnya, tetapi untuk saat ini perlu dicatat bahwa Android Beta saat ini belum tersedia untuk Android O.