[go: up one dir, main page]

Pengguna menonton dan mendengarkan banyak media, dan autoplay bisa mempercepat dan mempermudah pemakaian di web. Namun, salah satu masalah pengguna yang paling sering terjadi adalah pemutaran media tak terduga, yang bisa menghabiskan data, mengonsumsi daya, dan membuat suara yang tidak diinginkan saat browsing. Untuk mengatasinya, Chrome membuat autoplay lebih konsisten dengan harapan pengguna dan memberi pengguna kontrol audio yang lebih banyak.

Mulai Chrome 64, autoplay akan diizinkan bila media tidak memutar sound, atau pengguna menunjukkan minat pada media tersebut. Ini memungkinkan autoplay dilakukan saat pengguna ingin media diputar, dan menghormati keinginan pengguna saat mereka tidak ingin melihatnya. Perubahan ini juga akan memadukan perilaku mobile web dan desktop, membuat development media web lebih terprediksi di seluruh platform dan browser.

Tidak semua pengguna memiliki preferensi yang sama untuk autoplay media, jadi Chrome 63 akan menambahkan opsi pengguna baru untuk menonaktifkan audio sepenuhnya untuk tiap-tiap situs. Opsi mematikan audio di situs ini akan tetap bertahan antar sesi browsing, yang memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan kapan dan di mana audio diputar.

Perubahan ini akan memberi pengguna kontrol lebih besar terhadap media yang diputar di browser mereka, sekaligus mempermudah penayang menerapkan autoplay yang menguntungkan pengguna. Untuk detail selengkapnya, silakan lihat roadmap autoplay.

Ditulis oleh Mounir Lamouri, Software Engineer

TL;DR: Tim AMP berkeliling dunia untuk menghadirkan AMP Roadshow, konferensi developer sehari gratis, untuk Anda. Daftar di kota terdekat Anda.

Kami bekerja keras dalam beberapa bulan terakhir ini untuk menyempurnakan komponen web AMP dan membuat AMP bisa digunakan untuk kasus penggunaan yang lebih banyak lagi seperti e-commerce, kami pun telah meluncurkan banyak komponen dan fitur yang memungkinkan pembangunan pengalaman yang cukup interaktif dengan AMP. Sebenarnya, kami pikir sekaranglah saatnya mencoba AMP sebagai koleksi umum untuk membangun konten dan halaman landing bagi web.

Untuk berbagi hal terbaru dan terbaik serta terhubung dengan developer web di seluruh dunia, kami, tim AMP, mengadakan konferensi ini. AMP Roadshow, begitulah kami menyebutnya, adalah konferensi developer sehari gratis dengan agenda yang dikemas untuk menyegerakan dan menyiapkan Anda untuk memulai pembangunan dengan AMP bila Anda belum melakukannya.

Di mana saja AMP Roadshow akan diadakan?


Kami baru saja kembali dari roadshow pertama di Toronto, dan kami akan mengunjungi 9 kota lagi sampai akhir tahun ini! Link pendaftaran sudah siap untuk:

Selain itu, kami mengunjungi Paris di bulan November, dan Taipei di bulan Desember. Link pendaftaran untuk konferensi ini akan segera hadir – cara terbaik agar Anda segera tahu adalah dengan mengikuti kami di Twitter.

Mengapa saya harus datang?


Datanglah, karena Anda ingin membuat pengalaman pengguna yang menakjubkan, dan penasaran dengan cara AMP bisa membantu.

Dalam roadshow ini, kami akan fokus secara mendalam mengenai penggunaan AMP untuk membangun situs yang indah, interaktif dan responsif. Ya benar, situs, bukan cuma alaman! Kami akan membahas forms, sidebar, animasi yang kompleks, monetisasi, dan semua hal lain yang dibutuhkan untuk membangun pengalaman web komplet.

Kami juga ingin menggunakan kesempatan ini untuk belajar dari Anda, dan mendengar tantangan Anda. Kami sangat bersemangat untuk berkolaborasi dengan Anda semua, dan mungkin meyakinkan beberapa dari Anda untuk menjadi kontributor project open source AMP di masa mendatang.

Saya sungguh berharap Anda bisa bergabung dengan kami. Ini akan menyenangkan! Dan bila kota Anda tidak ada dalam daftar, jangan khawatir – kami berencana untuk menambahkan beberapa kota lagi dalam waktu dekat.

Semoga kita bertemu di sana!

Paul

Diposting oleh Alan Ni, Associate Product Manager, Gboard

Messaging semakin hari semakin ekspresif -- hari ini Anda bisa mengatakan bahwa saya mencintaimu dengan emoji, gif, atau stiker. Jutaan pengguna berbagi konten ekspresif setiap hari di perangkat Android menggunakan Gboard sebagai keyboard default mereka. Kami ingin mempromosikan ekspresi lebih jauh lagi dengan mengizinkan developer membuat stiker Gboard mereka sendiri. Beberapa mitra awal kami meliputi Bitmoji, Disney, bahkan tim Allo kami sendiri. Setelah dipublikasikan, stiker Anda bisa dilihat dan dibagikan oleh jutaan pengguna di seluruh dunia.

Dengan menggunakan Firebase App Indexing API, Anda bisa mengindeks aset stiker yang dibuat, mempublikasikan aplikasi Anda ke Play Store, dan ditampilkan dalam koleksi Stiker Gboard. Begitu pengguna mendownload paket stiker Anda dari Play Store, stiker tersebut dapat langsung dikirim dari keyboard mereka pada aplikasi Android apa pun yang mendukung penyisipan gambar!

Memulai Membuat Stiker


Untuk memulai semuanya, Anda perlu menambahkan Firebase App Indexing library. Kunjungi Panduan Memulai Firebase untuk detailnya. Setelah Anda menyiapkan Firebase App Indexing, bacalah panduan stiker kami untuk mempelajari cara mengindeks stiker tersebut. Berikutnya, buat aset stiker Anda!

Anda harus membuat dan mengindeks stiker pada saat dijalankan pertama kali setelah update atau penginstalan untuk meminimalkan jeda antara penginstalan aplikasi oleh pengguna dan munculnya stiker tersebut di Gboard. Aplikasi contoh kami akan memberi gambaran dari awal sampai akhir.

Memudahkan Penelusuran Stiker Anda


Pengguna sering kali mencari stiker melalui penelusuran kata kunci. Maka Anda sebaiknya menambahkan kata kunci yang tepat agar pengguna mudah menemukan stiker dan Anda bisa menggunakan metode put untuk menambahkan kata kunci. Dalam cuplikan kode di bawah ini, Anda dapat melihat bahwa stiker Snoopy di-tag dengan kata kunci: "bye", "snoopy", "see ya", dan "good bye".
new Indexable.Builder("Sticker")
   .setName("Bye")
   // add url for sticker asset 
   .setImage("http://www.snoopysticker.com?id=1234")
   // see: Support links to your app content section
   .setUrl("http://sticker/canonical/image/bye")
   // Set the accessibility label for the sticker.
   .setDescription("A sticker for Bye")
   // Add search keywords.
   .put("keywords", "bye", "snoopy", "see ya", "good bye")
   .put("isPartOf",
        new Indexable.Builder("StickerPack")
          .setName("Snoopy Pack")
          .build())
   .build())};

Untuk paket stiker yang lebih besar, Anda harus memastikan bahwa Anda telah memberi tag stiker dengan kata kunci sehingga mudah ditemukan pengguna. Kami telah membuat daftar frasa/kata kunci bahasa Inggris umum yang bisa Anda gunakan untuk memberi tag stiker Anda. Namun jangan lupa untuk menginternasionalkan stiker Anda -- untuk melakukannya, Anda harus terlebih dahulu mendeteksi bahasa perangkat kemudian mengindeks kata kunci yang sesuai dengan bahasa tersebut.

Ditampilkan dalam Koleksi Stiker


Yang terakhir, bagikan stiker Anda ke seluruh dunia! Untuk ditampilkan dalam Koleksi Stiker kami di Play Store, isi formulir ini. Namun pertama-tama, pastikan melakukan pengujian paket stiker secara menyeluruh menggunakan Gboard versi terbaru. Bila aplikasi Anda memiliki stiker berkualitas tinggi dan bekerja dengan baik pada Gboard, kami akan menambahkannya ke koleksi stiker kami; ini adalah cara terbaik agar stiker Anda bisa dilihat oleh jutaan pengguna Gboard!

Kami sangat menantikan paket stiker yang bisa Anda bikin.

Ditulis oleh Neto Marin, Developer Advocate

Kami ingin membagikan kepada Anda beberapa kabar baik tentang peningkatan data yang tersedia melalui Google Play Developer API. Mulai Senin 28 Agustus, API untuk Purchases.products dan Purchases.subscriptions akan menampilkan beberapa nilai baru:
  • orderId
    • Ditampilkan melalui API produk dan langganan
      • Untuk Pembelian, ini akan menjadi id pemesanan yang ada dalam pembelian.
      • Untuk langganan, ini akan menjadi orderId yang terkait dengan id pemesanan berulang terbaru.
  • New subscription cancelReason: 2. Subscription replaced
    • Akan ditampilkan untuk langganan yang dibatalkan karena pengguna mengubah langganan plan (mis. melakukan upgrade ke plan langganan baru).

Data tambahan ini akan secara otomatis ditampilkan kepada Anda dalam respons JSON terhadap panggilan API. Harap periksa ulang integrasi Anda untuk memastikan kolom dan nilai baru ini tidak menimbulkan masalah bagi Anda.

Untuk melihat semua nilai yang ditampilkan API, lihat halaman referensi Purchases.products dan Purchases.subscriptions.

Ditulis oleh Jonathan Karmel
Sejak peluncuran publik di Google I/O tahun ini, kami telah bekerja keras untuk memperluas berbagai perangkat yang didukung dan ketersediaan instant app, sehingga pengguna bisa langsung menjalankan aplikasi Anda tanpa penginstalan. Kami sangat senang bisa mengumumkan bahwa 500 juta pengguna Android sekarang memiliki akses ke instant app di semua negara tempat Google Play beroperasi.

Sejumlah bisnis game dan aplikasi Google Play di berbagai industri telah mulai membangun menggunakan instant app. Setelah peluncuran instant app, mereka memperoleh hasil yang kuat dalam interaksi, akuisisi dan retensi.
Vimeo: Dengan lebih dari 50 juta creators dan 240 juta pemirsa di seluruh dunia, Vimeo telah membangun sebuah platform sehingga orang bisa dengan mudah berbagi video dengan teman-temannya. Perusahaan ini ingin mengimplementasikan Android Instant Apps agar audience bisa dengan mudah menyelami konten melalui pengalaman aplikasi asli. Vimeo meningkatkan durasi sesi sebesar 130% dengan instant app mereka. Ketahui bagaimana Vimeo meningkatkan interaksi dengan instant app mereka.
Jet: Berbasis di US, Jet menyediakan platform belanja, menggunakan mesin penghematan real-time untuk memunculkan kesempatan bagi pelanggan untuk membayar lebih hemat. Perusahaan ingin memperluas jangkauan aplikasi mereka yang sebelumnya, dan memperbarui aplikasinya agar mendukung instant app. Setelah peluncuran instant app mereka, Jet mengalami kenaikan rasio konversi sebesar 27%. Pelajari tentang bagaimana Jet meluncurkan instant app mereka.
NYTimes Crosswords: Instant app NYTimes Crosswords menyajikan teka-teki silang kepada pengguna seperti yang dicetak di koran harian New York Times. Tujuan mereka adalah untuk menciptakan pengalaman yang lebih asli bagi audience mereka, meningkatkan interaksi aplikasi. Instant app memiliki 2x jumlah sesi tiap pengguna. Berdasarkan hasil awal, mereka juga melihat perolehan, konversi, dan retensi jangka panjang yang lebih efektif. Pelajari lebih lanjut tentang bagaimana NYTimes meningkatkan sesi aplikasi.
dotloop: dotloop adalah platform transaksi real estat yang memudahkan para profesional real estat berinteraksi dengan pembeli dan penjual rumah, selain itu mereka bisa menandatangani dokumen kapan pun dan di mana pun. Tujuan mereka menggunakan instant app adalah untuk menyediakan pengalaman aplikasi asli kepada lebih banyak pengguna untuk proses penandatanganan dokumen. dotloop meningkatkan metrik kunci mereka dengan peningkatan sebesar 62% untuk pengguna yang menandatangani dokumen. Ketahui bagaimana dotloop mendukung Android Instant Apps dan meningkatkan interaksi.
Onefootball: Berbasis di Berlin, aplikasi ini menyediakan berita, skor langsung, jadwal, hasil pertandingan, tabel klasemen dan statistik untuk lebih dari 230 liga dan 15 bahasa. Onefootball membangun instant app dengan mengurangi ukuran APK-nya di samping update lainnya. Jumlah pengguna yang membaca berita dan berbagi konten meningkat 55% dalam instant app mereka. Ketahui lebih banyak tentang bagaimana Onefootball meningkatkan interaksi setelah peluncurannya.
Realtor.com: Situs real estat online terkemuka yang menarik hampir 60 juta pengunjung unik setiap bulan ke platform desktop dan selulernya. Realtor.com mengaktifkan dukungan Android Instant Apps dengan memodulasi aplikasi 12 MB ke dalam modul instant app. Dengan Instant Apps, Realtor.com meningkatkan metrik konversi kunci mereka sehingga menghasilkan dua kali lipat jumlah prospek per pageview tampilan daftar properti. Ketahui bagaimana Realtor.com mengurangi ukuran APK instant app-nya.

Pelajari lebih lanjut praktik terbaik untuk mengelola ukuran download Anda dengan Android Instant Apps, dan juga kunjungi g.co/instantapps untuk informasi lebih lanjut tentang membangun instant app dan memulainya sekarang!

Begitu banyak yang harus dilakukan dalam membangun dan mengurus mobile game. Katakanlah Anda ingin meluncurkannya dengan level builder untuk berbagi konten dengan pemain lain dan, rencana ke depan, Anda ingin meluncurkan konten baru dan unlockable yang terkait dengan perilaku pemain. Tentu saja, Anda harus merancangnya sedemikian rupa agar pemain bisa dengan mudah login ke game.

Dengan pendekatan DIY, Anda harus membangun user mangagement, penyimpanan data, server side logic, dan banyak lagi. Ini akan memakan banyak waktu, dan yang terpenting, itu membutuhkan resource terpenting dari apa yang sebenarnya ingin Anda lakukan: membangun mobile game baru yang menakjubkan!

Firebase SDK kami untuk Unity dan C++ memberi Anda alat yang dibutuhkan untuk menambahkan fitur ini dan fitur lainnya ke game Anda dengan mudah. Selain itu, untuk membantu Anda lebih memahami bagaimana Firebase bisa membantu Anda membangun game terpopuler berikutnya, kami telah membuat game contoh di Unity: MechaHamster. Silakan lihat di Google Play atau download di Github untuk melihat betapa mudahnya mengintegrasikan Firebase ke dalam game Anda.

Sebelum Anda mendalami sample code untuk MechaHamster, berikut adalah list produk Firebase yang bisa membantu game Anda agar sukses.

Analytics


Salah satu fitur terbaik yang harus Anda pertahankan dalam game berperforma tinggi adalah analytics. Dengan Google Analytics for Firebase, Anda bisa mengetahui di mana pemain mungkin kesulitan dan melakukan pengaturan seperlunya. Analytics juga terintegrasi dengan Adwords dan jaringan iklan utama lainnya untuk memaksimalkan kinerja campaign Anda. Jika Anda memonetisasi game menggunakan AdMob, Anda bisa menautkan kedua akun Anda dan melihat nilai masa-pakai atau lifetime value (LTV) pemain Anda, dari pembelian dalam game dan AdMob, langsung dari konsol Analytics. Dan dengan Streamview, Anda bisa mengetahui bagaimana pemain berinteraksi dengan game Anda secara realtime.

Test Lab for Android - Game Loop Test


Sebelum merilis update ke game, Anda harus memastikan bahwa update bekerja dengan benar. Namun, pengujian manual bisa memakan waktu lama saat dihadapkan dengan berbagai macam perangkat. Untuk membantu mengatasinya, kami baru saja meluncurkan Firebase Test Lab for Android Game Loop Test di Google I/O. Bila Anda menambahkan mode demo ke game Anda, Test Lab akan secara otomatis melakukan verifikasi bahwa game Anda bekerja di berbagai perangkat. Anda bisa membaca lebih banyak pada entri blog pembahasan mendalam di sini.

Autentikasi


Hal lain yang harus Anda pastikan sebelum peluncuran adalah login yang mudah, sehingga pengguna bisa langsung bermain secepat mungkin. Firebase Authentication bisa membantu menangani semua login dan autentikasi, mulai dari login email + password sederhana hingga dukungan untuk penyedia identitas bersama seperti Google, Facebook, Twitter, dan Github. Baru saja diperkenalkan di I/O, Firebase sekarang juga mendukung autentikasi nomor telepon. Dan Firebase Authentication berbagi status lintas perangkat, sehingga pengguna bisa meneruskan aktivitas terakhir mereka, apa pun platform yang mereka gunakan.

Remote Config


Ketika semakin banyak pemain memainkan game Anda, Anda menyadari bahwa ada beberapa titik yang membuat pengguna frustrasi. Anda mungkin melihat angka yang berhenti mulai naik, sehingga Anda memutuskan bahwa Anda harus memasukkan beberapa pengaturan. Dengan Firebase Remote Config, Anda bisa mengubah nilai di konsol dan mendorongnya ke pemain. Beberapa pemain mengalami kesulitan menaklukkan level? Anda bisa mengatur tingkat kesulitan dan mengupdate dari jarak jauh. Remote Config bahkan bisa menguntungkan siklus pengembangan Anda; anggota tim bisa membuat perubahan dan menguji parameter tanpa harus membuat build baru.

Realtime Database


Sekarang setelah Anda memiliki komunitas pemain yang kuat, Anda mungkin mulai melihat sekumpulan level bagus buatan pemain. Dengan Firebase Realtime Database, Anda bisa menyimpan data pemain dan menyinkronkannya secara real-time, yang berarti bahwa level builder yang Anda buat dapat menyimpan dan berbagi data secara mudah dengan pemain lain. Anda tidak memerlukan server sendiri dan ini dioptimalkan untuk penggunaan offline. Selain itu, Realtime Database terintegrasi dengan Firebase Auth untuk akses yang aman ke data khusus pengguna.

Cloud Messaging & Dynamic Links


Beberapa bulan berlalu dan game Anda semakin berkembang, dengan interaksi tinggi dan komunitas yang aktif. Anda siap merilis kumpulan konten baru berikutnya, tetapi bagaimana Anda bisa menyampaikannya secara efektif ke pengguna Anda? Firebase Cloud Messaging memungkinkan Anda menargetkan pesan ke segmen pemain, tanpa memerlukan coding apa pun. Dan Firebase Dynamic Links memungkinkan pengguna untuk berbagi konten baru ini — atau undangan ke game Anda — dengan pemain lain. Dynamic Links tetap bertahan dalam proses penginstalan aplikasi, jadi pemain baru bisa menginstal aplikasi Anda dan langsung masuk ke bagian konten yang dibagikan dengannya.

Di Firebase, misi kami adalah membantu developer mobile membangun aplikasi yang lebih baik dan mengembangkan bisnis yang sukses. Ketika bicara tentang game, itu berarti mengurusi hal-hal yang membosankan, sehingga Anda bisa fokus pada hal-hal penting — membuat game yang menakjubkan. SDK seluler C++ dan Unity sekarang tersedia di firebase.google.com/games dan jangan lupa untuk memeriksa proyek game contoh kami, MechaHamster, di GitHub.



Musim gugur yang lalu, kami meluncurkan Google Slides API. Sejak itu, mitra, developer dan pengguna yang lain telah membangun aplikasi dan fitur untuk secara terprogram membuat slide yang bisa digunakan di desktop dan mobile, seperti md2googleslides yang populer.

Kami baru saja merilis Slides API Codelab, yang memandu Anda lewat contoh penggunaan BigQuery dan Slide API Google untuk menganalisis 3,5 juta repositori dan membuat presentasi "Lisensi 10 OSS teratas". Codelab adalah latihan yang bagus untuk mempelajari Slides API, terutama jika Anda memiliki ketertarikan pada data besar, melakukan otomatisasi pembuatan presentasi atau open source..
Preview dari Slides Codelab kami

Memulai Slides API Codelab 

Untuk memulai, lakukan clone repo. Setelah menjalankan skrip awal, Anda akan mendapati bahwa pembuatan presentasi terbagi menjadi beberapa langkah. "TODO" ini ditampilkan saat menjalankan aplikasi contoh di direktori start.
-- Start generating slides. --
TODO: Get Client Secrets
TODO: Authorize
TODO: Get Data from BigQuery
TODO: Create Slides
TODO: Open Slides
-- Finished generating slides. --

Untuk query GitHub, BigQuery memiliki kumpulan data publik yang sudah siap bagi Anda! BigQuery memungkinkan Anda untuk melakukan kueri kumpulan data sangat besar di infrastruktur Google dalam hitungan detik. Pada bigquery.cloud.google.com, Anda bisa menjelajahi kumpulan data publik BigQuery atau mengupload kumpulan data Anda sendiri. Dalam codelab ini, kami tertarik dengan lisensi open source, jadi kami melakukan query repo publik di GitHub dan mengambil lisensinya.
WITH AllLicenses AS (
  SELECT * FROM `bigquery-public-data.github_repos.licenses`
)
SELECT
  license,
  COUNT(*) AS count,
  ROUND((COUNT(*) / (SELECT COUNT(*) FROM AllLicenses)) * 100, 2) AS percent
FROM `bigquery-public-data.github_repos.licenses`
GROUP BY license
ORDER BY count DESC
LIMIT 10
Query Lisensi Open Source GitHub Kami
Dengan kumpulan data publik dan privat yang tak terbatas di luar sana, bayangkan semua data yang bisa Anda analisis dengan BigQuery dan semua dek slide yang dapat Anda produksi secara otomatis dengan Google Slides API! Tujuan dari Slides API Codelab adalah agar Anda bisa dengan cepat melakukan semua hal ini menggunakan keduanya. Bila ada masalah atau pertanyaan yang terkait dengan Slides API atau codelab ini, sampaikan kepada kami di GitHub atau Stack Overflow.

Kami tidak sabar ingin melihat kreasi Anda.

Diposting oleh Tom Grinsted, Product Manager
Langganan bisa menjadi sumber pendapatan yang berkesinambungan, sehingga Anda bisa berinvestasi dalam pertumbuhan bisnis jangka panjang Anda dengan percaya diri. Aplikasi berbasis langganan berkembang pesat di Google Play; Jumlah pelanggan naik dua kali lipat pada tahun lalu dan pengeluaran untuk langganan meningkat 10 kali lipat selama tiga tahun terakhir. Untuk membantu bisnis langganan yang semakin banyak, kami memperkenalkan dasbor langganan di konsol Google Play pada I/O 2017. Hari ini, kami menambahkan tiga laporan langganan baru meliputi akuisisi, retensi, dan pembatalan untuk membantu Anda memahami data dan membuat keputusan bisnis yang tepat. Di bawah ini, temukan informasi tentang fitur baru, praktik terbaik kami yang terbaru untuk membantu Anda menumbuhkan bisnis langganan, dan cerita dari developer lain yang berhasil di Google Play.

Laporan langganan baru sekarang tersedia di Konsol Google Play

Tiga laporan langganan baru di konsol Google Play

Laporan akuisisi memungkinkan Anda mengevaluasi berbagai saluran akuisisi, termasuk campaign ber-tag UTM dan Adwords. Ini bisa membantu Anda mengidentifikasi saluran dan campaign yang paling berhasil dalam menjaring pelanggan baru.

Laporan retensi menampilkan retensi seumur hidup dari kelompok khusus pelanggan Anda. Ini memungkinkan Anda untuk bisa secara mudah membandingkan produk langganan yang berbeda, merencanakan event penting seperti akhir dari uji coba gratis, dan memberikan prakiraan untuk membantu Anda membuat keputusan dengan lebih cepat.

Yang terakhir, laporan pembatalan. Data pembatalan terperinci ini menunjukkan kapan pengguna membatalkan, baik secara sadar (seperti saat pengguna memilih untuk membatalkan) atau tanpa disengaja (misalnya, ketika ada kegagalan pembayaran). Anda juga bisa melihat apakah pembatalan itu dilanjutkan dengan melakukan uninstal oleh pengguna tersebut.

Kami terus berupaya menyempurnakan Konsol Google Play. Bila Anda memiliki ide atau masukan tentang bagaimana kami bisa menyempurnakan fitur langganan, silakan beri tahu kami.

Memanfaatkan Google Play Billing Library yang baru


Untuk memanfaatkan fitur ini, Anda harus menggunakan Google Play Billing sebagai metode pembayaran untuk langganan di aplikasi Anda. Implementasi Play Billing mudah dilakukan dengan Google Play Billing Library yang baru. Kami juga telah memperbarui Play Billing sehingga izin penagihan akan diberlakukan saat pembeli mencoba melakukan pembelian dan bukan saat Anda mempublikasikan aplikasi Anda. Ini berarti Anda bisa mempublikasikan sebuah APK baik di negara yang didukung maupun tidak didukung Play Billing (bukannya menggunakan APK terpisah yang tidak menggunakan izin Penagihan untuk negara-negara yang tidak didukung). Ingatlah untuk memeriksa terlebih dahulu bila penagihan didukung sebelum mencoba menawarkan pembelian dalam aplikasi.

Menjadi perusahaan 'berbasis langganan' dan sukses di Google Play


Ketika developer menjadi semakin pintar dengan penawaran langganan di Google Play, mitra kami yang paling sukses telah belajar banyak tentang apa yang bisa berjalan dengan baik maupun tidak. Niko Schröer, partner manager dengan pengetahuan luas tentang aplikasi langganan, memiliki postingan baru di Medium untuk membantu Anda menjadi perusahaan langganan yang sukses.. Dalam postingan itu, Anda akan menemukan link ke penelitian pengguna terperinci tentang pelanggan Android [PDF] yang dipublikasikan pada bulan Juni 2017, yang menawarkan analisis tentang apa yang pengguna cari pada sebuah produk langganan. Kami juga telah mempublikasikan beberapa praktik terbaik baru tentang langganan, yang bisa Anda baca bersama dengan tips lain untuk sukses di Google Play dalam aplikasi PlayBook.

Bagaimana developer lain bisa sukses dengan langganan di Play


Viki, sebuah aplikasi video yang berkantor di Singapura, menggunakan langganan untuk membangun arus pendapatan yang terprediksi dan berkesinambungan, sehingga mereka bisa berinvestasi dalam konten asli dan memberikan pengalaman premium yang lebih baik bagi penggunanya. Total pendapatan dari langganan tumbuh lebih dari 200% sepanjang tahun, dan 700% di pasar negara berkembang seperti Timur Tengah dan Amerika Latin. Saksikan Alex Chan, Senior VP of Product and Engineering di Viki, menceritakan kisahnya.

Developer Anghami, sebuah layanan musik populer di Timur Tengah dan Afrika Utara, meningkatkan jumlah pelanggan di aplikasi mereka dengan eksperimen antarmuka pengguna dan harga perkenalan. Selama satu periode promosi, Anghami menggunakan harga perkenalan untuk meningkatkan pendaftaran baru sebesar 400% dibandingkan rata-rata pendaftaran harian mereka. Ketahui selengkapnya tentang bagaimana Anghami mencapai kesuksesan langganan.

Dengan gembira kami umumkan bahwa pendaftaran untuk Firebase Dev Summit dibuka hari ini!

Bergabunglah bersama kami di Amsterdam pada tanggal 31 Oktober untuk konferensi, codelabs, dan jam kerja, serta (tentu saja) bercengkerama bersama kolega setelah acara.
Saya mendapat pengalaman luar biasa pada Dev Summit tahun lalu di Berlin

Tiga bulan lalu, ribuan developer bergabung dengan kami di Google I/O untuk mendengar tentang penyempurnaan pada platform Firebase, seperti Performance Monitoring, Phone Authentication, dan SDK open source kami yang baru. Kami terus melaju dan sekarang kami senang bisa membawa tim Firebase dan Fabric ke Amsterdam untuk berbicara tentang banyak pengumuman baru, serta mendengar masukan Anda tentang bagaimana kami bisa menyempurnakan Firebase untuk membantu Anda membangun lebih banyak pengalaman luar biasa bagi pengguna.

Sekarang pendaftaran sudah dibuka, namun harap ingat bahwa tempat akan diisi berdasarkan basis first-come first-served, jadi pastikan untuk meminta undangan sekarang juga.

Apa yang dimaksud dengan Firebase Dev Summit?


Firebase Dev Summit adalah event sehari penuh bagi developer aplikasi yang berfokus pada pemecahan infrastruktur inti dan tantangan pertumbuhan dalam pengembangan aplikasi. Kami akan mengadakan sesi pendalaman, serta sesi pengantar, sehingga semua level Firebase dipersilakan ikut!

Kami juga ingin agar Anda benar-benar memaksimalkan Firebase. Anda berkesempatan untuk menerapkan ilmu baru Anda ke dalam praktik dengan codelabs yang dibimbing instruktur, serta mengajukan pertanyaan apa pun kepada tim kami di ruang #AskFirebase kami.

Ini bukanlah hari ketika kami hanya menyampaikan teori kepada Anda. Product manager dan tim teknis kami (termasuk saya!) sangat antusias untuk bertemu Anda secara langsung dan mendengar masukan dari Anda tentang apa yang bekerja dan tidak bekerja di Firebase. Komunitas kami adalah yang membuat Firebase menakjubkan, jadi kami sangat bersemangat untuk memperoleh bantuan Anda dalam membentuk masa depan Firebase.

Sebagai orang Belanda asli, saya gembira bahwa kami menggabungkan dua hal favorit saya di Dev Summit tahun ini: Firebase & Belanda! Jika Anda berencana ke Amsterdam untuk menghadiri konferensi, saya sangat menyarankan agar Anda tinggal satu hari lagi. Mengikuti tur kanal, mengunjungi salah satu dari sekian banyak museum, menyewa sepeda, atau berjalan-jalan dan menyapa penduduk setempat. Kami sangat ramah, percayalah :-).

Kami berharap untuk bertemu Anda secara langsung. Dank je en tot gauw!

Ditulis oleh Dave Burke, VP, Android Engineering
Dengan lebih dari dua miliar perangkat aktif, Android adalah platform mobile terbesar di dunia. Dan selama sembilan tahun terakhir, kami telah berupaya menciptakan seperangkat alat, framework, dan API yang beragam guna membawakan kreasi developer kepada pengguna di mana saja. Hari ini, kami merilis preview software development kit (SDK) baru yang disebut ARCore. ARCore membawa kemampuan realitas tertambah ke ponsel Android saat ini dan masa mendatang. Developer bisa mulai bereksperimen dengan ARCore sekarang.

Kami telah mengembangkan teknologi fundamental yang menggerakkan AR mobile selama tiga tahun terakhir dengan Tango, dan ARCore dibangun di atas teknologi itu. Namun, ARCore bekerja tanpa hardware tambahan, yang berarti ia bisa digunakan di seluruh ekosistem Android. ARCore akan berjalan di jutaan perangkat, mulai hari ini dengan Pixel dan Samsung S8, yang menjalankan 7.0 Nougat dan lebih tinggi. Kami menargetkan 100 juta perangkat di akhir masa pratinjau. Kami bekerja sama dengan produsen seperti Samsung, Huawei, LG, ASUS dan lainnya untuk mencapai hal ini dengan standar kualitas dan kinerja tinggi yang konsisten.

ARCore bekerja dengan Java/OpenGL, Unity dan Unreal serta berfokus pada tiga hal:
  • Motion tracking: Dengan menggunakan kamera ponsel untuk mengamati titik fitur pada ruangan dan data sensor IMU, ARCore menentukan posisi dan orientasi (pose) ponsel saat bergerak. Objek virtual tetap ditempatkan secara akurat.
  • Pemahaman lingkungan: Biasanya objek AR diletakkan di lantai atau meja. ARCore bisa mendeteksi permukaan horizontal menggunakan titik fitur yang sama dengan yang digunakan untuk pelacakan gerak.
  • Estimasi cahaya: ARCore mengamati cahaya sekitar pada lingkungan dan memungkinkan developer memberi cahaya sedemikian rupa untuk objek virtual yang menyatu dengan lingkungan sekitarnya, sehingga penampilan mereka lebih realistis.

Bersama dengan ARCore, kami juga telah berinvestasi dalam aplikasi dan layanan yang akan mendukung developer lebih banyak lagi dalam menciptakan pengalaman AR yang menakjubkan. Kami membangun Blocks dan Tilt Brush untuk memudahkan setiap orang membuat konten 3D yang menarik dengan cepat untuk digunakan dalam aplikasi AR. Seperti yang kami sampaikan di I/O, kami juga sedang mengerjakan Visual Positioning Service (VPS), sebuah layanan yang memungkinkan pengalaman AR skala dunia, tidak hanya di atas meja. Dan kami berpikir bahwa Web akan menjadi komponen penting masa depan AR, jadi kami juga merilis browser prototipe untuk developer web sehingga mereka juga bisa mulai bereksperimen dengan AR. Browser khusus ini memungkinkan developer untuk membuat situs dilengkapi-AR dan menjalankannya di Android/ARCore dan iOS/ARKit.

ARCore adalah langkah kami berikutnya dalam membawa AR ke semua orang, dan ada lebih banyak lagi yang ingin kami bagikan akhir tahun ini. Beri tahu kami pendapat Anda melalui GitHub, dan lihat demo AR Experiments kami yang baru, di sini Anda bisa menemukan beberapa contoh menarik tentang apa yang bisa dilakukan. Tunjukkan pada kami apa yang Anda buat di media sosial dengan #ARCore; kami akan membagikan ulang beberapa favorit kami.

Diposting oleh Roy Glasberg, Global Lead, Launchpad Program & Accelerator

Launchpad Accelerator memberi kami kesempatan untuk bekerja sama dan memberdayakan developer luar biasa, yang memecahkan tantangan utama di seluruh dunia -- apakah itu mengefisienkan perdagangan digital di seluruh Afrika, memberikan akses ke alat multimedia yang mendukung pendidikan berkebutuhan khusus, atau menggunakan AI untuk mempermudah operasi bisnis.

Karena itulah kami meningkatkan usaha dan membuka aplikasi untuk kelas program berikutnya ke lebih banyak negara untuk pertama kalinya mulai hari ini. Inilah daftar lengkap penambahan terbaru:
  • Afrika: Aljazair, Mesir, Ghana, Maroko, Tanzania, Tunisia & Uganda
  • Asia: Bangladesh, Myanmar, Pakistan & Sri Lanka
  • Eropa: Estonia, Rumania, Ukraina, Belarus & Rusia
  • Amerika Latin: Kosta Rika, Panama, Peru & Uruguay

Mereka akan bergabung dengan banyak negara yang sudah menjadi bagian dari program ini, termasuk: Argentina, Brasil, Cile, Kolombia, Republik Ceko, Hongaria, India, Indonesia, Kenya, Malaysia, Meksiko, Nigeria, Filipina, Polandia, Afrika Selatan, Thailand, dan Vietnam.

Proses aplikasi akan ditutup pada tanggal 2 Oktober 2017 pukul 09.00 PST. Tahun ini, developers yang terpilih akan diundang ke Google Developers Launchpad Space di San Francisco selama 2 minggu untuk mengikuti pelatihan dengan biaya gratis.

Apa keuntungannya?


Pelatihan di Kantor Pusat Google ini mencakup pendampingan intensif dari 20+ tim Google, dan mentors dari berbagai perusahaan teknologi dan VCs terkemuka di Silicon Valley. Para peserta akan menerima dukungan gratis, kredit untuk produk-produk Google, dukungan humas, dan kerja sama yang erat dengan Google selama 6 bulan di negara asal mereka. Dengarkan pengalaman beberapa lulusannya di sini.

Apa yang kami cari ketika menyeleksi startup?


Berikut ini adalah panduan umum proses kami untuk membantu Anda memahami apa yang kami cari dari kandidat.

Semua startup dalam program ini harus:
  • Startup teknologi.
  • Menargetkan local market.
  • Terbukti memiliki product-market fit (melewati tahap ide).
  • Berlokasi di negara-negara yang disebut di atas.

Selain itu, kami juga ingin tahu jenis perusahaan startup Anda. Kami juga mempertimbangkan:
  • Masalah yang coba Anda selesaikan. Bagaimana startup tersebut memberi nilai tambah kepada pengguna? Solusi apa yang Anda berikan untuk mengatasi berbagai persoalan yang ada di kota, negara atau region Anda berasal?
  • Apakah tim manajemen Anda memiliki pola pikir kepemimpinan dan semangat untuk menjadi influencer?
  • Apakah Anda akan membagikan kembali semua yang Anda pelajari di Silicon Valley agar bermanfaat bagi startup lain di tempat Anda?
  • Jika Anda berasal dari negara yang tidak masuk dalam daftar tersebut, tunggulah, kami juga berharap bisa menambah lebih banyak negara lagi ke dalam program ini di masa mendatang.

Kami tidak sabar mendengar kabar dari Anda dan melihat bagaimana kita bisa bekerja sama untuk meningkatkan bisnis Anda.
Peserta dari Kelas 4

 Diposting oleh: Dave Burke, VP of Engineering

Setelah lebih dari setahun pengembangan dan berbulan-bulan pengujian oleh developer dan early adopters (terima kasih!), sekarang kami siap meluncurkan Android 8.0 Oreo secara resmi ke seluruh dunia. Android 8.0 menghadirkan banyak fitur menarik seperti picture-in-picture, autofill, Instant Apps terintegrasi, Google Play Protect, waktu booting yang lebih cepat, dan banyak lagi.

Kami memasukkan resources ke dalam Android Open Source Project (AOSP) agar sekarang semua orang bisa mengaksesnya. Build Pixel dan Nexus 5X/6P telah memasuki pengujian operator dan kami berharap bisa segera memulainya secara bertahap dalam beberapa minggu ke depan, bersama dengan Pixel C dan Nexus Player. Pengguna Android Beta akan menerima update ke versi final saat ini dan file image tersedia untuk didownload dan di-flash secara manual. Kami telah bekerja sama dengan mitra kami selama berbulan-bulan, dan pada akhir tahun ini, pembuat hardware seperti Essential, Huawei, HTC, Kyocera, Motorola, HMD Global Home of Nokia Phones, Samsung, Sharp dan Sony dijadwalkan untuk meluncurkan atau meng-upgrade perangkat baru ke Android 8.0 Oreo.

Apa yang ada di Android Oreo?


Di Android 8.0 Oreo kami berfokus pada pembuatan pengalaman mengalir yang membuat Android menjadi jauh lebih andal dan lebih mudah digunakan, seperti:
  • Picture-in-picture memungkinkan pengguna mengelola dua tasks secara bersamaan di layar ukuran apa pun, dan mudah bagi aplikasi untuk mendukungnya. (Terlihat di kanan)
  • Notification dots memperluas jangkauan notifikasi dan menawarkan cara baru dalam memunculkan aktivitas di aplikasi Anda. Dots bisa langsung bekerja untuk sebagian besar aplikasi -- kami bahkan mengekstrak warna titik dari ikon Anda.
  • Framework Autofill mempermudah pengguna dalam mempersiapkan perangkat baru dan menyinkronkan passwordnya. Aplikasi yang menggunakan data formulir bisa mengoptimalkan aplikasinya untuk Autofill, dan aplikasi pengelola sandi dapat menggunakan API baru agar layanannya tersedia bagi pengguna di aplikasi favorit mereka. Autofill akan diluncurkan sepenuhnya dalam beberapa minggu mendatang sebagai bagian dari update untuk Google Play Services.


Kami juga berinvestasi di Android Vitals, sebuah proyek yang difokuskan untuk mengoptimalkan masa pakai baterai, waktu startup, render grafis, dan stabilitas, sembari memberi developer visibilitas yang lebih baik terhadap kesehatan aplikasinya:
  • Optimalisasi sistem: Kami membenahi seluruh sistem agar aplikasi bisa berjalan lebih cepat dan lancar -- misalnya, dalam waktu proses kami menambahkan pengumpulan sampah yang dipadatkan secara bersamaan yang baru, lokalitas kode, dan banyak lagi.
  • Background limits: Kami menambahkan batasan pada background location dan wi-fi scans baru, serta perubahan dalam cara aplikasi berjalan di background. Batasan ini mencegah penggunaan baterai dan memori yang tidak disengaja dan berlaku untuk semua aplikasi -- pastikan Anda memahami dan memperhitungkannya di aplikasi Anda.
  • Dasbor Android Vitals komplementer dan profiler IDE: Sekarang di Konsol Play, Anda bisa melihat kumpulan data tentang aplikasi untuk membantu Anda menemukan masalah umum - rasio error yang terlalu banyak, rasio ANR, frozen frames, rendering lambat, pengaktifan berlebihan, dan lainnya. Anda juga bisa menemukan profiler kinerja baru di Android Studio 3.0, dan instrumentasi baru dalam platform.

Di Android 8.0, aplikasi Anda bisa langsung memasang pin shortcut aplikasi tertentu di launcher untuk mendorong interaksi (kiri). Notification dots membuat pengguna tetap aktif di aplikasi Anda dan memungkinkan mereka langsung melompat ke fungsi utama aplikasi (kanan).

Bagi developer, Android Oreo menyertakan banyak kemampuan baru untuk membantu Anda membangun aplikasi yang lebih baik dan lebih efisien. Berikut adalah beberapa diantaranya:
  • Autosizing textview: Gunakan autosizing TextView untuk secara otomatis mengisi TextView dengan teks, berapa pun jumlahnya. Anda bisa membuat array ukuran teks yang sudah disetel, atau mengatur ukuran min dan max dengan granularitas bertingkat, dan teks akan membesar dan menyusut untuk mengisi ruang TextView yang tersedia.
  • Font dalam XML: Font sekarang menjadi resource yang didukung sepenuhnya. Anda sekarang bisa menggunakan font dalam layout XML dan menentukan kelompok font dalam XML.
  • Emoji dan font yang bisa didownload: Dengan font yang bisa didownload, Anda dapat memuat font dari shared provider daripada menyertakannya dalam APK Anda. Provider dan support library mengelola hasil download font dan membagikannya ke seluruh aplikasi. Implementasi yang sama juga mendukung emoji yang bisa didownload, sehingga Anda bisa mendapatkan emoji terupdate tanpa terbatas pada emoji yang sudah ada di dalam perangkat.
  • Ikon adaptif: Anda sekarang bisa menggunakan ikon adaptif yang ditampilkan oleh sistem dalam bentuk berbeda, berdasarkan masker yang dipilih oleh produsen perangkat. Sistem juga menganimasikan interaksi dengan ikon, dan menggunakannya dalam launcher, shortcuts, settings, kotak dialog, dan layar overview.

Ikon adaptif ditampilkan dalam berbagai bentuk pada model perangkat yang berbeda.
  • Penyematan shortcut: Shortcut aplikasi dan widget homescreen sangat cocok untuk menarik pengguna dan sekarang pengguna bisa menambahkan dan memasang pin shortcuts dan widget ke launcher dari dalam aplikasi Anda. Ada juga opsi baru untuk menambahkan aktivitas khusus untuk membantu pengguna membuat shortcut. Aktivitas ini lengkap dengan konfirmasi dan opsi khusus.
  • Warna wide-gamut untuk aplikasi: Sekarang aplikasi pengolah gambar bisa memanfaatkan sepenuhnya perangkat baru yang memiliki kemampuan tampilan warna wide-gamut. Untuk menampilkan gambar wide gamut, aplikasi mengaktifkan sebuah flag di file manifesnya (per aktivitas) dan memuat bitmap dengan profil wide-gamut (AdobeRGB, Pro Photo RGB, DCI-P3, dll.).
  • Penyempurnaan WebView: Di Android Oreo, kami telah mengaktifkan mode multiproses WebView secara default dan menambahkan API agar aplikasi Anda bisa menangani error dan crash. Anda juga bisa memilih objek WebView aplikasi untuk memverifikasi URL melalui Google Safe Browsing.
  • Java 8 Language API dan optimalisasi runtime: Android sekarang mendukung beberapa Java Language API, termasuk java.time API baru. Selain itu, Waktu Proses Android lebih cepat dari sebelumnya, dengan peningkatan hingga 2x pada beberapa benchmark aplikasi.


Pelajari lebih lanjut tentang fitur ini dan fitur baru lainnya dengan mengunjungi situs Android 8.0 Oreo pada developer.android.com. Lihat juga video What's New in Android Oreo? untuk ringkasan fitur baru bagi developer.

Pastikan aplikasi Anda telah siap


Jika belum, luangkan waktu Anda hari ini untuk menguji aplikasi dan memastikan bahwa mereka menawarkan pengalaman yang Anda inginkan agar pengguna melakukan upgrade ke Android Oreo.

Cukup instal aplikasi Anda saat ini dari Google Play ke perangkat atau emulator yang menjalankan Android Oreo dan lakukan pengujian alur penggunaan. Aplikasi harus berjalan dan terlihat bagus, dan menangani perubahan perilaku Android Oreo dengan benar. Secara khusus, perhatikan batasan lokasi latar belakang, saluran notifikasi, dan perubahan pada jaringan, keamanan, dan identifier.

Setelah memecahkan semua masalah, publikasikan update aplikasi ke Google Play dalam saluran alfa, beta, atau produksi sehingga mereka tersedia saat pengguna mulai menerima Android 8.0 Oreo.

Mempercepat pengembangan Anda dengan Android Studio


Bila Anda sudah siap membangun dengan API baru di Android Oreo, kami rekomendasikan agar mengupdate ke versi terbaru Android Studio 3.0, yang tersedia untuk didownload dari saluran beta. Selain alat profiling kinerja aplikasi yang lebih baik, dukungan untuk bahasa pemrograman Kotlin, dan optimalisasi build Gradle, Android Studio 3.0 mempermudah pengembangan dengan Instant Apps, Font XML, font yang bisa diunduh, dan ikon adaptif.
Android Studio 3.0 menyertakan alat untuk pengembangan dengan fitur Android Oreo, seperti melihat pratinjau sumber daya font XML di aplikasi Anda.

Kami juga merekomendasikan update ke Android Support Library 26.0.2, tersedia sekarang dari repositori Google Maven, serta ke SDK, fitur, dan gambar sistem emulator terbaru, yang tersedia di SDK Manager.

Jika Anda baru saja mulai membangun untuk Android Oreo, baca panduan migrasi terlebih dahulu. Ini memberikan Anda ringkasan tentang proses dan perubahan konfigurasi yang harus Anda lakukan.

Untuk mengompilasi pada Android 8.0 API resmi, update compileSdkVersion proyek Anda ke API 26. Kami juga merekomendasikan Anda untuk memperbarui targetSdkVersion aplikasi ke API 26 untuk mendaftarkan dan menguji aplikasi Anda dengan perubahan perilaku khusus Android Oreo. Lihat panduan migrasi untuk penjelasan tentang cara menyiapkan lingkungan Anda untuk membangun dengan Android Oreo.

Mempublikasikan update ke Google Play


Google Play bisa dipakai untuk aplikasi yang dikompilasi pada atau menargetkan API 26. Setelah siap, Anda bisa mempublikasikan update APK di saluran alfa, beta, atau produksi.

Pastikan aplikasi yang diupdate berjalan dengan baik di Android Oreo serta pada versi yang lama. Sebaiknya gunakan fitur pengujian beta Google Play untuk mendapatkan masukan awal dari sekelompok kecil pengguna, kemudian lakukan peluncuran bertahap. Kami tunggu update aplikasi Anda!

Apa yang berikutnya untuk Android Oreo?


Kami akan segera menutup Developer Preview issue tracker, tapi tolong tetap beri kami masukan! Anda bisa memberitahukan masalah baru untuk Android 8.0 pada AOSP issue tracker.

Terima kasih kepada banyak developer dan pemakai awal yang berpartisipasi dalam Android O Developer Preview dan beta publik. Anda telah memberi kami masukan yang luar biasa, dan memberitahukan ratusan masalah untuk membantu kami menjadikan platform Android Oreo tempat yang sempurna bagi konsumen dan developer.