
Nama ku Kumbang
melihat kau tidak bertempat
seorang yang penat dengan
sepi, sendiri; adakala berontak dan konfrontasi
spekulasi dan masalah diri tak henti-henti
antara realiti dan khayalan
tak pernah reda mengusik
supaya lebih lupa atau gembira..
“I duno where are we going”
Not me… but you are
to never stop running away
when shall we say it, you ignore it
“and than i told it: WFT ++++???”
walkin my mind
you have a days
to growing up
to lay down
with your ways
but; i dunt noe
its mine
i never took u behind
And i said:
Kumbang itu bukan aku
hanya makhluk yang memerhati kamu
di sisi lain; hidupmu bagai neraka
di sisi lain; hidupmu menggendong syurga
And i said:
kau adalah bunga
bunga yang selalu tidak mekar
perit pedih derita sengsara hidup di kelilingmu
tapi kumbang sentiasa menjenguk hati
menawar diri
dengan sedikit air syurga
untuk dihirup bersama-sama
She said:
provokasi dan mentaliti
unfaithful dan kecurangan
ketidak percayaan dan kekolotan
makin membuak buas
dari bibir-bibir bukan dunianya
Hanya sedikit iman; aku pasti berubah
Hanya sedikit iman; bila masa akan sampai
Hanya sedikit iman; aku hanya melalui takdir
Dunia berkata:
“I Love You; What ever Who You Are”