Menyapa

Waktu sudah lama berlalu

Sejak terakhir kita bertemu

Senyum itu terukir lagi

Seketika rindu itu menyeruak di tengah kita

Kau jabat tangan dinginku, pandanganmu penuh rasa percaya

Lama ku terpaku, membeku, dan membisu

Sampai kau menyapa, dan aku tersadar

Ini hanya mimpi..

Meringis

Rasa sakit ini kian menjadi-jadi tapi wajah ini hanya sanggup meringis

Sakit, tapi tak bisa ku ungkapkan karena sejujurnya bukan hanya badanku, ratusan bahkan ribuan perasaan kecewa berkecamuk dalam dada, hatiku, perasaanku turut dalam rasa sakit, pedih, sedih

Tanya ku tak pernah henti, seiring rasa sakit yang juga tak henti merundung. Akankah di depan ada jalan? Atau jalan ini sudah berhenti sampai disini? Kenapa terasa gelap sekali jalan di depanku? Haruskah aku terus berjalan atau berhenti saja atau ku putar saja arahku? Tapi kemana?

Ku hanya bisa meringis, sembari berharap sakit ini segera pergi. Ku hanya bisa meringis, sambil berdoa semoga gelap berganti terang. Ku hanya bisa meringis, sementara meraba-raba masih adakah jalan di depanku?

Kalau dilihat-lihat

Kalau dilihat-lihat design blog ini sudah ketinggalan banget ya.

Kalau dilihat-lihat isi blog ini juga sudah outdated sangat.

Kalau dilihat-lihat sesungguhnya blog ini sudah sangat tak terurus.

Anggap saja ini sedikit update.

Karena baru saja login wordpress setelah sekian lama.

Sekian dan terima viewers 😘😘.

Priceless

Ada banyak hal di dunia ini yang ga bisa dibeli pakai duit salah satunya ini…. Baca lebih lanjut