[go: up one dir, main page]

CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Wednesday, October 15, 2014

perasaan.


jahiliyyah itu pekat.
ia akan membuat jiwa engkau kabur.

mata engkau tidak bisa lagi melihat cahaya,
kala kelam hanya apa yang menyuluh,
setiap langkahmu.

kalau engkau di beri kesempatan,
sudikah engkau berjanji akan setia?
terus mencuba apakan daya?

kalau engkau di beri peluang?
mahukah engkau berjanji akan setia?
menebus semula, apa yang salah?

kau tahu,
Allah lebih tahu apa ada dalam kelopak jantungmu,

saat ia lelah,
saat ia bosan,

kau tahu,
Allah lebih mendengar apa ada dalam setiap bisikmu,

saat ia sudah mula mengeluh,
dan gentar untuk kembali.

kau tahu,

lawan mu, cuma dirimu sahaja.

yang lain tidak pernah mengikat kakimu,
menjerut lidahmu,

hanya kau saja yang tidak berani.

kau tidak berani.

kau tidak.

berani.

Monday, September 15, 2014

Tulisan yang kembali menasihati.


Bismillahirrahmanirrahim.

keliru saya.
sesat untuk beberapa ketika,

mungkin terombang ambing,
tiada upaya.

lalu saya melihat satu sosok dalam diri.
yang sejujurnya, telah lama saya cuba sembunyi.

ia keluar dan mendominasi.
untuk beberapa fasa waktu.

...

saya lemas.
cuba dapatkan bantuan.

tapi sungguhlah,
kita mmg akan sentiasa di uji,

atas apa yang kita kata,
atas apa yang kita cita,
atas apa yang kita cinta.

lalu Allah dengan lembut,
selalu memberi saya peluang lagi,

dan Allah yang maha penyantun,
sentiasa mahu memanggil saya lagi.

tidak tahu saya harus apa,
jika tidak dalam tarbiyyah..

....

jujur rasa,
hidup tidak ada makna,
kalau tidak memberi manfaat pada ummah,

saya berantakan.
hancur luluh hati saya.

merasakan Allah telah menyingkirkan.
merasakan Allah telah meninggalkan.

betapa lemahnya jiwa saya,
pada saat Allah benar-benar mahu melihat penyaksian,

betapa rapuhnya langkah saya,
pada saat ar-rahman mahu memberikan kekuatan,

Allahu rabbi.

perempuan dan perasaan.
sayalah itu.

emosi yang kadang menjadi terlampau.

Allah,
sudikah Engkau,

menerimaku kembali?


#mohondengansangat






Thursday, December 27, 2012

S.O.S P.M 2012



Bismillah,

mau lari ka mau tngok tasik ni?

pada setiap pesan itu ada doa, kan?
dan pada setiap doa itu, pasti ada cinta.

saya percaya, in shaa Allah,
bahawa Allah tidak akan meletakkan kita pada satu tempat,
mentakdirkan kita di timpa satu musibah,
menghantar kita pada satu situasi,
dengan sebab yang sia-sia.

ada hikmah pada setiap takdir,

saya tahu, in shaa Allah.

saya di sini sekarang.
tempat yang jauh dari mereka2 yang pertama kali menyentuh hati ini.
tempat yang jauh dari tarbiyyah,
jauh dari bulatan gembira,

pesan ukhti pada saya,
Allah takkan letak saya kat sini,
jika saya tidak kuat,

Dia takkan letak saya kat sini,
jika saya tidak mampu,

tapi saya memang rasa,
saya tidak mampu.

tiada talian hayat kah?
its about time, raksasa futur akan memakan saya,
dan blog ini hanya akan bersarang labah2.

bukan, bukan blog ini indikasi apa2 pun,

cuma,

menulis pernah menjadi cinta saya,
waktu saya mula2 sekali kenal tarbiyyah ini.

.......


hohoi.
saya perlu kepada satu plan tarbiyyah,
mari3!

in shaa Allah,
mari cuba jaya.

kalau  cuba gagal pun,
cuba lagi dan lagi,

yosh!


p/s: will be teaching for relief this Jan. its math! mari menggilap karat otak juga karat hati bersama2. :')

ketakutan yang mengejar.





kalau takut di lambung ombak, jangan berumah di tepi pantai

dengan nama Allah,
yang mencipta rasa takut,

semoga takut kita manis pada taqwa,
dan tidak terkongkong dengan harap pada manusia,

kita akan banyak belajar dari rasa takut,
apa lagi bila kita ditolak ke sisi paling rendah ketakutan,

saat harta dan apa yang kita rasa kita miliki,
tidak dapat sedikitpun menjamin hilangnya ketakutan itu.

dan kita terbina,
cuma apabila kita menghadapi rasa takut itu,

bukan lari darinya.

penawar ketakutan pada cerita hidup,
ialah yakin, sangka baik dan harap,

bahawa selagi kita percaya pada Allah,
dan keagungan takdirNya,

maka tidak ada ketakutan bagi kita.

kita merancang dengan cita,
Dia merancang dengan cinta,

acap kali juga kita merancang dengan cinta,
Dia pula merancang dengan cinta yang lebih besar,

oleh itu,
tidak ada yang dirugikan,

cuma keuntungan dan bahagia mungkin dilewatkan,
atau diganti dengan apa yang tidak disangkakan.



p/s: it was never meant to be.

Saturday, December 22, 2012

end year PM


Assalamualaikum.
Bismillahirrahmanirrim,

sudah jauh kita berjalan,
dan kita belum bisa secara penuh untuk lari dari cengkaman rasa,

yang memang boleh melambat dan mencepatkan langkah,
tapi, kita tidak boleh bergantung selamanya pada rasa,
kerana kita hamba Rabb,

atau kita terlalu selesa berteman rasa,
hingga pada saat ia tiada,

kita kosong dan sunyi.

*smile*

Saturday, September 29, 2012

angan




selalu berharap, supaya diri saya ini, adalah diri yang lain,
yang kuat,
yang tidak mudah mengeluh,

selalu berharap, supaya yang ada dalam diri saya ini,
ialah apa yang saya lihat pada akhwat yang saya tsiqahi,
yang matang,
yang lembut,
yang tenang,
yang disenangi,

selalu berharap,
supaya, apa yang saya ada sekarang,
lebih baik dari apa yang sebenarnya,

...
everyday I never fail to think,
I could have done better,
I could have improved.

...


sedih.
:'(

Tuesday, August 14, 2012

Masih ada.



Allah,
seperti selalu,
rindu ini seperti membeku,
meniti detik-detik akhir bersama bulan cinta ini,
sayu lagi, enggan melepasnya pergi.

Allah,
cinta kami, memang bukan pada Ramadhan,
bahkan, kami tidak redha menjadi hamba kepada Ramadhan,
namun, di bulan ini, sungguh terasa,
redup cinta dan rahmatMu,
dan kami ingin sekali, kiranya setiap hari kami seperti Ramadhan,
bulan pengampunan, pesta pahala dan belenggu syaitan.

Allah,
tidak ada yang mudah melainkan apa yang Engkau permudahkan,
natijahkanlah kami taqwa dengan Ramadhan,
sungguh kami tahu, banyak yang belum dilaksanakan,
kasihanilah, dan perkenankanlah permintaan hati ini rabb,

kami tahu,
pasti ada noktah pada setiap masa,
kecuali pada qadimnya syurga,
dan detik disisimu,

semoga Ramadhan kali ini terbaik dari yang sebelumnya,

Allah..

sungguh, kami tidak mampu lagi menanggung hiba atas dosa ini,
leraikanlah ikatan nafsu dari jiwa kami,
kuatkanlah hati-hati kami,

perkenanlah permintaan kecil ini, Rabb. :')