Dalam artikel ini
- Komponen Izin Tambahan
- Format string "Izin Tambahan" (AC)
- CMP yang mendukung Izin Tambahan
- Ekstensi ke CMP API
- Bagaimana string AC seharusnya disimpan?
- Cara meneruskan string AC melalui rantai iklan digital
- Referensi Terkait
Dokumen ini menjelaskan spesifikasi teknis Izin Tambahan Google, yang hanya dimaksudkan untuk digunakan bersama Transparency & Consent Framework (TCF) v2 IAB Eropa untuk mengirimkan sinyal izin dan/atau transparansi kepada vendor yang belum terdaftar di Daftar Vendor Global (GVL) IAB Eropa. Dengan spesifikasi ini, penayang, Platform Pengelolaan Izin (CMP), dan partner dapat mengumpulkan serta menyebarkan izin tambahan, beserta penerapan TCF mereka, untuk perusahaan yang belum terdaftar dalam Daftar Vendor Global IAB Eropa, tetapi tercantum dalam daftar Partner Teknologi Iklan (ATP) Google.
Komponen Izin Tambahan
Izin tambahan terdiri dari string addtl_consent (string AC) ringkas, yang berisi daftar partner teknologi iklan (ATP) Google yang diberi izin dan/atau diungkapkan yang tidak terdaftar dalam Daftar Vendor Global (GVL) IAB.
Cara membuat string "Izin Tambahan" versi 2 (ACv2)
Informasi apa yang disimpan di string AC?
String AC berisi komponen berikut:
-
Bagian 1: Nomor versi spesifikasi. Versi saat ini adalah "
2" -
Bagian 2: Simbol pemisah "
~" -
Bagian 3: Daftar dengan pemisah berupa titik, yang berisi ID Partner Teknologi Iklan (ATP) Google yang diberi izin pengguna. Contoh: "
1.35.41.101" -
Bagian 4: Simbol pemisah "
~" -
Bagian 5: "dv." diikuti daftar dengan pemisah berupa titik, yang berisi ID Partner Teknologi Iklan (ATP) Google yang diungkapkan. Contoh: "
dv.9.21.81"Vendor yang disertakan di Bagian 3 tidak boleh disertakan di Bagian 5 guna mengurangi panjang string.
Contoh string AC
Jika vendor ATP dengan ID 1, 2, 3, 4, dan 10 diungkapkan kepada pengguna:
- …dan pengguna telah melihat pesan CMP yang mengungkapkan vendor ini tetapi belum membuat keputusan apakah akan memberikan izin: string ACv2 yang sesuai adalah
2~~dv.1.2.3.4.10. -
…dan pengguna telah memberikan izin kepada semua vendor: string ACv2 yang sesuai adalah
2~1.2.3.4.10~dv.. Perhatikan bahwa "." setelah dv bersifat opsional hanya dalam kasus ini sehingga2~1.2.3.4.10~dvjuga merupakan string ACv2 yang dapat diterima. - …dan pengguna telah menolak izin untuk semua vendor, string ACv2 yang sesuai harus menunjukkan bahwa semua vendor telah diungkapkan tetapi tidak ada yang diberi izin. String ACv2 yang sesuai adalah
2~~dv.1.2.3.4.10. - …dan pengguna telah memberikan izin untuk vendor
1dan10tetapi menolak memberikan izin untuk semua vendor lainnya, string ACv2 yang sesuai adalah2~1.10~dv.2.3.4.
Siapa yang seharusnya membuat string AC?
String AC hanya dapat dibuat oleh CMP yang terdaftar di TCF IAB Eropa menggunakan nomor ID CMP yang ditetapkan sesuai dengan Kebijakan IAB. Vendor atau penyedia layanan pihak ketiga mana pun tidak boleh membuat string AC mereka sendiri.
Di mana ATP Google dipublikasikan?
Google mengelola daftar partner teknologi iklan yang tidak terdaftar di IAB beserta ID mereka di lokasi berikut:
https://storage.googleapis.com/tcfac/additional-consent-providers.csv
Kapan string AC seharusnya dibuat?
Pada umumnya, string AC hanya dapat dibuat jika penayang mematuhi Kebijakan Izin Pengguna Uni Eropa Google.
Vendor yang diberi izin hanya boleh disertakan jika pengguna telah memberikan izin yang sah secara hukum untuk:
-
penggunaan cookie atau penyimpanan lokal lainnya yang diwajibkan secara hukum; dan
-
pengumpulan, pembagian, dan penggunaan data pribadi untuk personalisasi iklan oleh ATP, serta mematuhi semua persyaratan lainnya dalam Kebijakan Izin Pengguna Uni Eropa Google.
Vendor yang diungkapkan hanya boleh disertakan jika transparansi yang sesuai diberikan kepada pengguna, yakni terkait identitas setiap ATP, termasuk link ke kebijakan privasi ATP sebagaimana tercantum dalam daftar ATP Google. Vendor yang disertakan dalam daftar vendor yang diberi izin tidak perlu disertakan dalam daftar vendor yang diungkapkan.
String AC hanya boleh dibuat sebagai string pendukung string TC, bukan menggantikan string TC. Google tidak akan memproses permintaan dan akan menghapus string AC pada permintaan yang diterima oleh Google jika string TC tidak tersedia untuk permintaan yang sama.
CMP yang menerapkan spesifikasi ini harus memastikan bahwa string AC yang mereka buat hanya berisi ID dari file ATP Google yang dipublikasikan (yaitu, vendor yang tidak termasuk dalam GVL). Saat menerima string TC, Google akan memeriksa versi GVL yang tercantum di string TC tersebut. Jika versi GVL tersebut memiliki pendaftaran untuk vendor, kontrol string TC dan semua entri string AC untuk vendor tersebut akan diabaikan. Dalam situasi ini, Google berhak menghapus entri “duplikat” tersebut dari string AC dan meneruskan string AC yang telah diubah tersebut bersama dengan string TC. Vendor selain Google tidak boleh mengubah string AC.
Apakah string Izin Tambahan v1 masih didukung?
Izin Tambahan v2 telah menjadi versi Izin Tambahan standar sejak Desember 2023. String Izin Tambahan yang dihasilkan berdasarkan spesifikasi v1 akan terus didukung. Namun, string tersebut tidak dapat menunjukkan apakah transparansi sudah ditetapkan untuk ATP. Untuk mendukung kasus penggunaan yang tidak memerlukan izin, CMP harus dimigrasikan ke spesifikasi v2.
CMP bersertifikasi yang mendukung Izin Tambahan
Daftar ini mencakup CMP bersertifikasi yang menawarkan dukungan untuk spesifikasi teknis Izin Tambahan Google, serta versi Izin Tambahan yang didukungnya.
Jika Anda adalah CMP yang menawarkan dukungan Izin Tambahan, dan (1) Anda tidak disertakan dalam daftar ini atau (2) versi Izin Tambahan yang tercantum salah, buka formulir penerimaan CMP dan pilih jenis permintaan "Saya ingin mengajukan pertanyaan atau memperbarui status saya". Kami akan berupaya sebaik mungkin untuk memperbarui daftar tersebut agar status Anda yang ditampilkan selalu aktual.
Panduan informasi dalam daftar ini
Daftar ini mencakup informasi berikut tentang setiap CMP bersertifikasi:
- CMP bersertifikasi: Nama CMP bersertifikasi.
- ID CMP TCF: ID unik yang ditetapkan ke CMP yang berpartisipasi dalam TCF yang divalidasi oleh IAB.
- Izin Tambahan: Versi Izin Tambahan yang didukung oleh CMP.
Daftar CMP bersertifikasi yang mendukung Izin Tambahan
Ekstensi ke CMP API
CMP yang mendukung Izin Tambahan harus menampilkan string Izin Tambahan sebagai bagian dari Objek JSON CMP JavaScript API TCF v2, TCData, dan InAppTCData yang sudah ada.
TCData = {
tcString: 'base64url-encoded TC string with segments',
...
addtlConsent: ‘AC string with spec version and consented/disclosed Ad Tech Provider IDs’
}
InAppTCData = {
tcString: 'base64url-encoded TC string with segments',
...
addtlConsent: ‘AC string with spec version and consented/disclosed Ad Tech Provider IDs’
}
Bagaimana string AC seharusnya disimpan?
Web
Mekanisme penyimpanannya bergantung pada pilihan CMP.
Dalam aplikasi
NSUserDefaults (iOS) atau SharedPreferences (Android) digunakan untuk menyimpan string AC yang dihasilkan oleh CMP SDK, mirip dengan API dalam aplikasi untuk TCFv2. Mekanisme ini memungkinkan:
-
Vendor mengakses string AC dengan mudah
-
String AC terus ada di seluruh sesi aplikasi
-
Portabilitas string AC jika penayang mengubah CMP mereka
Catatan: Jika penayang memilih menghapus CMP SDK dari aplikasi mereka, penayang bertanggung jawab menghapus nilai AddtlConsent untuk pengguna sehingga vendor tidak terus menggunakan string AC yang disertakan.
| Kunci Pencarian dan Penyimpanan di NSUserDefaults dan SharedPreferences | Nilai |
IABTCF_AddtlConsent |
String: String AC dengan versi spesifikasi dan ID Partner Teknologi Iklan yang diberi izin |
Cara meneruskan string AC melalui rantai iklan digital
Permintaan bid
Permintaan bid akan menggunakan ConsentedProvidersSettings untuk menyebarkan vendor yang tidak termasuk dalam GVL di sepanjang rantai iklan digital.
- Di proto ekstensi OpenRTB
- Versi Protobuf yang lama
message ConsentedProvidersSettings {
// Set of IDs corresponding to providers for whom the publisher has told
// Google that its EEA users have given legally valid consent to: 1) the use of cookies or other local
// storage where legally required; and 2) the collection, sharing, and use of personal data for
// personalization of ads by an ATP in accordance with Google’s EU User Consent Policy.
// A mapping of provider ID to provider name is posted at providers.csv.
repeated int64 consented_providers = 2 [packed = true];
}
// Information about the providers for whom the publisher has told Google
// that its EEA users have consented to the use of their personal data for
// ads personalization in accordance with Google's EU User Consent Policy.
// This field will only be populated when regs_gdpr is true.
optional ConsentedProvidersSettings consented_providers_settings = 42;
Layanan berbasis URL
Saat dirender, materi iklan boleh berisi beberapa piksel di tag <img>. Misalnya, <img src="http://vendor-a.com/key1=val1&key2=val2">, yang mengirimkan permintaan HTTP GET dari browser ke domain vendor.
Karena piksel berada di tag <img> yang tidak memiliki kemampuan untuk menjalankan JavaScript, CMP API tidak dapat digunakan untuk mendapatkan string TC. Mirip dengan dukungan untuk string TC, kami menyediakan parameter URL standar dan makro di URL piksel untuk menyisipkan string AC.
| Parameter URL | Makro yang sesuai | Representasi di URL |
addtl_consent |
ADDTL_CONSENT |
&addtl_consent=${ADDTL_CONSENT} |
Contoh 1
Agar Vendor menerima string AC, URL gambar harus menyertakan pasangan nilai kunci dengan parameter URL dan makro &addtl_consent=${ADDTL_CONSENT}. URL yang dihasilkan adalah:
http://vendor-a.com/key1=val1&key2=val2&addtl_consent=${ADDTL_CONSENT}
Contoh 2
Pada suatu permintaan, jika string AC-nya adalah: 2~1.35.41.101~dv.
Pemanggil atau perender materi iklan mengganti makro di URL dengan string AC sebenarnya sehingga piksel yang pertama kali ditempatkan yang berisi makro diubah seperti berikut saat membuat panggilan ke server yang ditentukan:
http://vendor-a.com/key1=val1&key2=val2&addtl_consent=2~1.35.41.101~dv.