Lulusan sarjana, sudah dapat kerja mentereng, tapi pilih menetap di desa untuk merawat ibu. Tak peduli dengan cemooh sekitar.
Bangun rumah bertingkat 2 di desa pelosok Grobogan gara-gara sinetron berujung percuma karena wagu dan merepotkan.
Buka usaha di desa dan niat hidup slow living, malah berujung stres dan muak. Penyebabnya, etos kerja pemuda desa yang...
Menuntut warga kampus berjalan kaki dengan gagah berani tapi tanpa dibarengi ketersediaan fasilitas trotoar yang mumpuni ya sama saja menebar...
Baca selengkapnyaDetailsKenaikan harga gudeg Jogja andalan saya membuat rasa khawatir muncul. Saya khawatir kuliner Jogja ini makin tak cocok untuk orang...
Baca selengkapnyaDetailsBanyak orang meremehkan Mio M3. Namun, bersama motor Yamaha ini sudah menemani saya selama 10 tahun yang indah.
Baca selengkapnyaDetailsPedagang es teh jumbo sedang sangat menderita. Sudah disiksa tipisnya keuntungan, sekarang disiksa Israel dan Amerika Serikat.
Baca selengkapnyaDetailsWarung bakso teman saya di Jogja bagian selatan mendapat cap warung horor. Teror aneh itu memang tak kunjung berhenti.
Baca selengkapnyaDetailsKelas menengah ke bawah harus mawas diri Kalau pemasukan pas-pasan jangan maksa gaya hidup dalam standar dan tren media sosial.
Baca selengkapnyaDetails
PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta
55581
[email protected]
+62-851-6282-0147
© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.